Kompas.com - 13/12/2016, 07:05 WIB
Anak bermain sepeda bersama orangtua thinkstock/monkeybusinessimagesAnak bermain sepeda bersama orangtua
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KOMPAS.com- Aktivitas fisik seperti bermain dan berolahraga punya banyak manfaat untuk pertumbuhan fisik dan psikologi anak. Mengikuti beberapa jenis olahraga sekaligus, misalnya, juga bisa membantu tahap tumbuh kembang anak.

“Setiap olahraga melatih kekuatan yang berbeda-beda. Misalnya, olahraga tertentu melatih fokus dan kecepatan reaksi, sedangkan olahraga lain melatih ketahanan fisik,” kata atlet dan pelatih psikologi olahraga, Rob Bell, seperti dikutip situs web parenting.com, Senin (14/3/2016).

Olahraga yang dilakukan rutin akan memperkuat otot dan tulang. Semakin kuat otot dan tulang, risiko anak gampang mengalami cedera pun mengecil.

Ketika anak hanya melakukan satu jenis olahraga, kata Bell, otot yang digerakkan akan yang itu-itu saja. Akibatnya, anak tetap akan punya risiko gampang cedera.

Karenanya, Bell menyarankan orangtua mendorong setiap anak melakukan beragam jenis olahraga. Dari aktivitas ini, kata dia, anak dapat menggabungkan beragam kekuatan dan gerakan tubuh.

Mempelajari beragam gerakan tubuh, imbuh Bell, juga membuat anak semakin kreatif mengkombinasikan macam-macam gerakan. Latihan ini bisa mendorong anak menambah kecakapan dari kemampuannya mengenal beragam gerakan tubuh.

Lagi pula, manfaat fisik dari rutin beraktivitas fisik dan berolahraga bagi anak pun berdampak pada kemampuan kognitif dan psikologisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Aktivitas atau latihan fisik teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak sehingga bisa meningkatkan kemampuan kognitif, psikososial, dan emosional anak,” ujar psikolog sosial Elizabeth Santosa, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (20/5/2015).

Anak yang rutin beraktivitas fisik, kata Elizabeth, cenderung berpikiran lebih positif. Melalui olahraga, misalnya, anak juga akan belajar berkompetisi, termasuk menghadapi kemenangan dan kekalahan.

thinkstock/phaitoons Ilustrasi anak berenang

Dari kekalahan, anak-anak akan mengambil pelajaran untuk kembali bangkit dan percaya bahwa usaha akan membuahkan kemenangan. Proses ini, ujar Elizabeth, bisa membuat anak mampu mengelola stres lebih baik.

Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur, ucap Elizabeth, juga dapat melatih konsentrasi. Kemampuan kognitif anak akan terasah dan ujung-ujungnya menunjang prestasi mereka di sekolah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X