Meneruskan Tidur atau Berolahraga, Mana Lebih Penting?

Kompas.com - 27/12/2016, 16:48 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Hidup sehat sangat mudah, bukan? Delapan jam tidur, olahraga selama satu jam sehari setidaknya lima hari seminggu dan menghindari makanan olahan.

Tapi, pada kenyataannya, tidak semudah itu menjalankannya. Tak jarang ada kontradiksi antara cukup tidur dan olahraga.

Pekerjaan kantor, urusan keluarga, hubungan dengan suami atau kekasih, waktu bersosialisasi dengan teman-teman dan lain sebagainya, membuat syarat cukup tidur dan rutin berolahraga tampak mustahil.

Tak jarang kita harus memilih antara meneruskan tidur agar kuota tidur yang sehat terpenuhi, atau memaksa bangun untuk berolahraga. Di antara dua pilihan tersebut, mana yang harus didahulukan, menurut ilmu kesehatan?

Ternyata, ilmu pengetahuan pun tidak memiliki jawaban yang tegas. " Tidur dan olahraga, keduanya adalah faktor utama penentu kesehatan fisik dan mental," kata Kelly Glazer Baron, Ph.D., seorang psikolog klinis dan peneliti tidur di Feinberg School of Medicine di Northwestern University.

Penelitiannya menemukan, bahwa tidur setidaknya tujuh jam sehari benar-benar dapat membantu Anda bekerja dan berolahraga dengan lebih maksimal di hari berikutnya.

Orang-orang dengan insomnia yang berlatih aerobik dengan teratur, mengalami peningkaan kualitas tidur dan merasa kurang lelah di siang hari, menurut studi lain dari Northwestern University.

Mengingat beberapa studi menunjukkan hubungan langsung antara tidur dan olahraga, nampaknya Anda tetap harus berusaha keras menyeimbangkan keduanya, kata Shannon Fable, direktur program latihan di Anytime Fitness.

"Jika itu tidak mungkin, cobalah untuk hanya mengorbankan tidur dua sampai tiga hari selama seminggu untuk berolahraga pagi. Di hari-hari lain, silakan tidur lebih lama."

Jika Anda bisa tidur tujuh hingga delapan jam dalam semalam maka tak ada alasan untuk tidak berolahraga, kata Fable. Tujuh sampai sembilan jam tidur adalah kuota tidur yang sehat bagi orang dewasa, menurut National Sleep Foundation.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Shape

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X