Kompas.com - 16/01/2017, 10:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Beberapa ibu percaya, konsumsi plasenta usai melahirkan dapat membawa manfaat. Kini, tren memakan plasenta berkembang menjadi tren konsumsi plasenta dalam bentuk kapsul.

Kim Kardashian merupakan salah satu seleb yang terkenal rutin konsumsi kapsiul plasenta setelah kelahiran anaknya Kanye Saint dan North West dalam upaya untuk menangkal depresi postnatal.

Kim mengatakan, bila masih banyak orang yang memakan plasenta dalam bentuk steak atau olahan makanan, ia lebih memilih untuk mengonsumsi dalam bentuk kapsul.

Adiknya Kourtney juga mengonsumsi kapsul plasenta setelah kelahiran anak ketiganya Reign Aston Disick. Ia mengatakan kepada jutaan pengikutnya di Instagram bahwa dia menjadi mudah sedih—terkait depresi pasca kelahiran—bila tak mengonsumsi kapsul tersebut.

Sementara presenter televisi Inggris Coleen Rooney, berani bersumpah kalau kapsul plasenta memberikan ledakan energi usai kelahiran anak ketiganya.

Kini, semakin banyak pula perusahaan yang mengambil keuntungan dari tren tersebut, seperti London Placenta Centre yang memungut biaya sekitar Rp3,7 juta untuk mengubah plasenta menjadi kapsul.

Mereka mengambil plasenta dari rumah sakit dan mengolahnya melalui proses pengeringan dan penggilingan hingga akhirnya menjadi kapsul.

Kapsul plasenta memiliki sangat sedikit rasa. Berbeda dengan plasenta ketika dimasak, rasa plasenta dikatakan mirip dengan daging sapi.


Adakah Manfaat Konsumsi Kapsul Plasenta?

Beberapa orang percaya bahwa nutrisi dari ibu ke janin selama sembilan bulan kehamilan masih dikemas baik dalam plasenta. Sehingga, memakan plasenta bisa membantu ibu pulih dari kelelahan dan stres selama melahirkan dan meningkatkan kekuatannya saat menyusui.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.