Kompas.com - 29/01/2017, 13:35 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Hampir 1 dari 5 wanita akan mengalami stroke dalam hidupnya. Bahkan, jumlah wanita yang meninggal akibat stroke lebih tinggi ketimbang pria.

Sekitar 75 wanita tidak mengenali gejala awal stroke. Sementara stroke dianggap sebagai penyakit orang tua, padahal dalam dua dekade terakhir stroke banyak terjadi pada orang dengan usia di bawah 55 tahun, kata Diana Greene-Chandos, M.D., direktur perawatan kritis ilmu saraf di Ohio State University Wexner Medical Center, Columbus, Ohio.

Berita baiknya, sebuah studi 10 tahun di Swedia yang diikuti lebih dari 30.000 wanita menemukan, mereka yang memertahankan diet yang sehat dan berolahraga secara teratur, memiliki risiko 54% lebih rendah terkena stroke ketimbang wanita yang tidak memenuhi salah sasaran tersebut. Berikut adalah empat cara untuk menurunkan risiko stroke dini:

Lakukan tes kesehatan lengkap saat memasuki usia 40 tahun

Jika Anda memiliki diabetes atau dokter memperingatkan adanya prediabetes, pastikan untuk mengontrol kadar gula darah.

“Termasuk tekanan darah ideal harus kurang dari 140/90 dan kolesterol LDL di bawah 100,” kata Dr Greene-Chandos. Lakukan pula tes kesehatan lengkap sebagai upaya preventif dari berbagai penyakit berbahaya.

Makan lemak yang tepat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebuah studi jangka panjang oleh peneliti Spanyol menemukan bahwa diet Mediterania yang diperkaya dengan minyak zaitun extra virgin atau kacang panggang (walnut, hazelnut dan almond), mampu memotong risiko penyakit jantung dan stroke sebanyak 30% dibandingkan asupan rendah lemak.

Camilan jeruk dan cokelat hitam

Asupan tinggi dari flavonoid (ditemukan dalam buah jeruk dan cokelat) dapat mengurangi risiko stroke iskemik hingga 19%, dan sangat mungkin menurunkan peradangan dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Health
Bercak Mongol

Bercak Mongol

Penyakit
Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Health
Floaters

Floaters

Penyakit
Mengapa Kolesterol Tinggi Dapat Menyebarkan Sel Kanker?

Mengapa Kolesterol Tinggi Dapat Menyebarkan Sel Kanker?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.