Kompas.com - 02/02/2017, 07:25 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Gavin memiliki kelainan genetik langka yang disebut sindrom Joubert. Penyakit itu memengaruhi bagian otak yang mengendalikan otot dan postur tubuh.

Akibatnya, pada usia 3 tahun, Gavin belum bisa berjalan. Ia hanya bisa merangkak atau menggunakan alat bantu berjalan.

Dampak sindrom Roubert berbeda-beda pada anak. Ada yang membuat gerakan mata menjadi abnormal, kesulitan bernapas, berbicara, hingga berjalan.

Gavin dan ibunya, Brandi Adams yang berasal dari Amerika Serikat itu lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah.

Brandi khawatir orang-orang akan menatap putranya dengan aneh, karena masih berjalan menggunakan alat bantu. Brandi bermaksud melindungi Gavin dari tatapan negatif orang-orang di sekitarnya.

Sampai akhirnya, Brandi memberanikan diri bergabung dengan klub mendaki untuk keluarga dan anak-anak, bernama Hike It Baby. Brandi mulai membawa Gavin berjalan di alam terbuka hijau meski dengan alat bantu berjalan.

Gavin mengikuti Bear Hunt, yaitu mencari boneka beruang di dalam hutan. Gavin ternyata sangat suka kegiatan mendaki. Ia begitu takjub dengan lingkungan yang hijau dan senang bertemu banyak teman baru.

Gavin ternyata menjadi contoh yang baik bagi anak-anak dengan keterbatasan lainnya. Gavin membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk bisa menikmati alam bebas.

Mendaki bahkan menjadi salah terapi bagi Gavin. Menurut Brandi, sejak bergabung dengan klub Hike It Baby itu, Gavin menjadi semakin percaya diri dan lebih kuat melangkah.

"Kami mencoba mengumpulkan berbagai macam keluarga sehingga anak-anak belajar bahwa semua anak adalah sama," kata Brandi.

Gavin kini berusia 5 tahun. Brandi mengungkapkan, Gavin telah berhasil mendaki dengan kedua kakinya sendiri tanpa bantuan alat sejauh 13 mil. "Dia semakin kuat setiap hari," kata Brandi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.