Kompas.com - 16/02/2017, 11:15 WIB
Ilustrasi dokter anak shutterstockIlustrasi dokter anak
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Pemindaian otak ternyata dapat mendeteksi autisme jauh sebelum gejala-gejalanya muncul.

Menurut penelitian yang dimuat dalam jurnal Nature, asal mula autisme ternyata sudah bisa dilihat di tahun pertama usia seorang anak. Saat ini biasanya seorang anak baru didiagnosis di usia dua tahun, walau para ahli mengatakan sebenarnya terlambat.

Sekitar 1 dari 100 orang memiliki gangguan autisme yang memengaruhi perilaku dan interaksi sosial. Pemberian terapi sedini mungkin memang membantu meningkatkan kemampuan sosial dan perilaku anak.

Dalam studi terbaru, para ahli mengungkap adanya perbedaan di bagian otak yang bertanggung jawab pada fungsi level tinggi seperti bahasa (cerebral cortex), pada anak yang dikemudian hari didiagnosis autis.

"Di periode awal, yakni tahun pertama kehidupan anak, kami melihat permukaan otak yang berbeda, yang mendahului gejala-gejala autisme," kata Dr.Heather Hazlett, salah satu peneliti.

Ia menjelaskan, perbedaan di otak itu bisa menjadi target untuk mengetahui apakah seorang anak beresiko tinggi autisme. Tingkat akurasinya mencapai 80 persen.

Hasil riset tersebut dianggap dapat mengubah cara penanganan dan diagnosis autisme. Dengan pemindaian otak pada anak yang berasal dari keluarga dengan riwayat autisme, bisa membuatnya didiagnosis lebih dini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika autisme dideteksi sedini mungkin, terapi perilaku juga bisa dimulai lebih awal sehingga hasilnya lebih efektif.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
OCD

OCD

Penyakit
Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Health
Barotrauma Telinga

Barotrauma Telinga

Penyakit
Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Health
Flu Babi

Flu Babi

Penyakit
Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Penyakit
5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.