Kompas.com - 21/02/2017, 07:35 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Memiliki 5 orang sahabat dan sering menghabiskan waktu bersama dapat melindungi kesehatan hormon dan siklus bulanan.

Sebaliknya, memiliki terlalu banyak teman yang berstatus “hanya kenal” alias teman kasual, dapat meningkatkan stres yang mengganggu kesehatan hormon dan siklus bulanan, sehingga memengaruhi kesuburan.

Peneliti Prof Robin Dunbar dari Universitas Oxford mengungkapkan bahwa ukuran pertemanan dapat memengaruhi hormon dan siklus bulanan yang berkaitan dengan kesuburan wanita.

“Memiliki teman berstatus sahabat yang dapat menjadi teman curhat, dapat meningkatkan kesuburan. Sebaliknya, memiliki banyak teman kasual yang tak bisa diajak berbagi, justru dapat membuat wanita kurang subur," katanya kepada Asosiasi Kemajuan Ilmu Pengetahuan di Boston.

Prof Dunbar terkenal karena memiliki teori, bahwa otak kita hanya mampu memiliki maksimal 150 teman kasual.

Lebih dari itu, seseorang dinyatakan lebih mudah stres akibat timbulnya peer presure dari teman kasual, seperti persaingan dalam gaya hidup, pekerjaan, penghasilan, dan lainnya.

Berbeda dengan sahabat di mana Anda bisa menjadi diri sendiri, sehingga persahabatan dinilai dapat menangkal efek buruk stres akibat teman kasual tadi.

Studinya ini menemukan bahwa wanita dapat memertahankan persahabatan dengan menelepon satu sama lain atau melakukan chatting rutin. Sedangkan pria harus sering bertemu untuk mempertahankan persahabatan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Health
Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Health
7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

Health
12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

Health
Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Health
Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.