Kompas.com - 03/03/2017, 11:43 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Penyakit pengapuran sendi atau osteoartritis diderita puluhan juga orang di seluruh dunia. Penyakit yang mayoritas dialami orang berusia lanjut ini memiliki gejala utama kaku pada persendian.

Gejala osteoartritis sebenarnya bervariasi, tergantung pada sendi maka yang terkena dan tingkat keparahannya.

Namun, gejala paling khas penyakit ini memang berupa rasa nyeri dan kaku, terutama pada pagi hari atau setelah beristirahat.

Sendi yang mengalami pengapuran mungkin bengkak, terutama setelah melakukan gerakan berlebihan. Menurut dr Adib Khumaidi, SpOT, gejala ini biasanya muncul saat kerusakan tulang rawan sendi semakin parah.

Gejala lain yang perlu diketahui adalah:

- Gerakan sendi menjadi terbatas atau rasa kaku tidak hilang setelah melakukan gerakan.

- Ada suara "klik" saat sendi beradu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Pembengkakan ringan di sekitar sendi.

- Nyeri semakin parah setelah melakukan aktivitas fisik atau di akhir hari.

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter akan memeriksa persendian dan foto rontgen untuk memastikan. Banyak orang yang mengalami osteoartritis tetapi tidak menyadarinya, sampai terlihat oleh hasil rontgen.

Pengapuran sendi tidak bisa disingkirkan, gejalanya setiap tahun bahkan cenderung memburuk sehingga penderitanya sulit melakukan kegiatan sehari-hari. Membereskan seprai, membuka tutup kemasan makanan, atau menyetir mobil menjadi hal yang hampir tak mungkin dilakukan.

Salah satu cara efektif untuk mengurangi keparahan penyakit ini adalah aktif bergerak. Penelitian menunjukkan, aktivitas seperti berjalan kaki di sekitar rumah atau olahraga ringan lainnya dapat meredakan rasa nyerinya.

Latihan olahraga juga bisa meningkatkan fleksibilitas sendi dan mengurangi kekakuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber WEBMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.