Kompas.com - 07/03/2017, 10:05 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sementara banyak penelitian yang mengaitkan antara persahabatan dengan kesehatan yang lebih baik, ahli juga memperingatkan, bahwa ada juga jenis pertemanan yang bisa menurunkan kualitas kesehatan.

Ada beberapa tanda yang mengindikasikan persahabatan mulai tidak sehat dan akhirnya dapat berdampak pada kesehatan Anda juga bila dibiarkan.

Pakar hubungan, India Kang telah mengidentifikasi tiga tanda bahwa seorang teman sudah menjadi “racun” bagi kesehatan Anda.

Dalam MailOnline, Kang mengatakan bahwa bila Anda melihat tanda-tanda ini pada pertemanan, ada baiknya untuk menjaga jarak sementara dengan sang teman, hingga manfaat sehat dari pertemanan mulai muncul kembali. Berikut tanda pertemanan yang dapat mengusik kesehatan:

- Teman yang tak pernah menghubungi.

Jika Anda selalu berada dalam pihak yang selalu memertahankan hubungan pertemanan, di mana teman Anda tidak pernah menanyakan bagaimana kabar Anda, menjauhlah sejenak.

Kang menyebutkan, walau dulunya Anda bersahabat dekat, bila kini hubungan menjadi berat sebelah, baiknya Anda memfokuskan diri untuk bersahabat dengan teman yang juga peduli dengan Anda.

“Keseimbangan” dalam pertemanan diperlukan agar Anda mendapatkan manfaat kesehatan mental seperti mendapat dukungan, memiliki tempat untuk mengurangi stres, hingga menguatkan rasa bahwa Anda tidak sendiri.

Sebaliknya, bila Anda terus fokus kepada teman yang tak peduli, akan sama saja seperti tidak memiliki teman dan mengurangi kesejahteraan mental.

Kang menekankan, Jika mereka benar-benar ingin berada dalam hidup Anda, mereka akan melakukan kontak, mereka akan menunjukkan kepeduliannya.

- Teman yang lebih sering menimbulkan rasa kesal dan marah.

Memantau bagaimana perasaan Anda setelah usai menghabiskan waktu bersama mereka adalah cara terbaik untuk melihat apakah teman membawa manfaat sehat atau sebaliknya.

Kang mengatakan bahwa jika Anda selalu selesai dengan perasaan marah atau kesal, saatnya untuk “menidurkan” persahabatan terlebih dahulu, sebab kondisi ini bisa menaikkan tekanan darah dan masalah kesehatan lain yang berkaitan dengan kondisi tersebut.

Carilah teman yang dapat membawa kesenangan secara positif.

- Mereka selalu mengritik harapan, cita-cita, atau ambisi yang Anda miliki.

Kang menjelaskan bahwa teman-teman semacam itu dapat mematahkan semangat yang Anda miliki, berpotensi membuat hidup kurang bergairah, datar, sehingga sulit merasa puas dan bahagia. Teman yang baik akan mengkritik dan juga menyemangati sekaligus.

Kang mengatakan, “Berinvestasi pada teman-teman yang benar-benar ingin menghabiskan waktu bersama Anda, baik dalam situasi sedih maupun bahagia. Memiliki teman yang positif tak hanya dapat membuat hidup terasa lebih bermakna, namun juga memberi manfaat sehat, terlebih secara mental.”

Sebelum Kang, ahli lain juga telah mengklaim bahwa memiliki lima sahabat dekat dapat meningkatkan kesuburan wanita.

Sebaliknya, terlalu banyak teman yang hanya bersifat “kenalan” justru dapat membuat Anda mudah merasa stres dan tertekan secara sosial.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.