Kompas.com - 12/03/2017, 21:45 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Penelitian baru menemukan ketika pria disunat, seks jadi lebih menyenangkan. Peneliti menemukan, pria yang disunat mengalami perbaikan kinerja. Sensasi pun berubah.

Studi ini dilakukan di University of Chicago. Peneliti mengirimkan pertanyaan terhadap lebih dari 360 pria enam bulan dan 24 bulan setelah sunat.

Hampir semua pria itu, 98 persen, melaporkan gembira dengan sunat tersebut. Sementara 95 persen mengatakan, pasangannya puas setelah si pria disunat. Dua pertiga alias 67 persen menikmati seks lebih baik setelah disunat.

"Studi ini mengonfirmasi kepuasan jangka panjang pria berkat sunat medis yang dijalani suka rela," tulis peneliti.

"Sunat memperbaiki kenikmatan dan fungsi seksual bagi sebagian besar pria dan menurunkan secara bermakna cedera saat seks," tambahnya.

Peneliti pun menemukan, 94 persen pria sangat puas atau cukup puas dengan seks yang mereka lakukan.

Kendati punya manfaat memerbaiki fungsi seksual dan mengurangi cedera, sunat di AS justru menurun.

Studi dari 2014 menemukan, sunat pada bayi baru lahir turun dari 83 persen di 1960-an menjadi 77 persen di 2010.

Keseluruhan tingkat sunat di kalangan pria AS usia antara 14 hingga 59 tahun adalah 81 persen, menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC).

American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan, sunat pada bayi laki-laki baru lahir memiliki manfaat medis potensial, utamanya mencegah penyakit infeksi saluran kencing.

Tim peneliti menemukan, masalah pada penis seperti iritasi dapat terjadi dengan atau tanpa sunat. Dengan perawatan yang benar, tak ada perbedaan dalam menjaga kebersihan organ intim pria ini.

Kendati masih ada peningkatan risiko infeksi saluran kencing pada yang tak disunat, khususnya bayi di bawah satu tahun, risiko itu masih kurang dari satu persen.

Sunat merupakan prosedur bedah terencana yang tertua di dunia. Menurut ahli anatomi Australia Inggris Sir Grafton Elliot Smith sunat sudah dilakukan 15.000 tahun lalu.

Sunat adalah hal yang dilakukan dalam agama tertentu, khususnya Judaisme dan islam. Sunat pun lazim dipraktikkan di kalangan masyarakat Afrika.

Mereka menyunat saat laki-laki masih bayi, kendati ada juga budaya yang menyunat anak lelaki sebagai tanda si anak sudah menjadi pria.

Sunat pun mengurangi penularan HIV/AIDS dari wanita ke laki-laki sampai 60 persen dan merupakan elemen kunci dari rencana PBB untuk mengakhiri epidemi global AIDS di 2030.

Prosedur sunat berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Itu artinya, orang yang disunat tak harus dirawat di rumah sakit.

Bius umum adalah pilihan untuk menjalani prosedur ini. Dalam beberapa kasus bahkan diberikan bius lokal.

Sunat membutuhkan waktu pemulihan empat hingga enam minggu. Di saat penyembuhan luka itu,

pria tak boleh melakukan masturbasi atau hubungan seks.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Daily Mail

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.