Kompas.com - 30/03/2017, 07:12 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Agar anak-anak tumbuh sehat dan bahagia, pastikan makanan yang dikonsumsi di masa bayi dan balita, mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya.

Nutrisi yang cukup bukan hanya menyehatkan, tapi juga mencerdaskan. Ketahui apa saja efek kekurangan nutrisi pada tubuh anak.

1. Luka lama sembuh
Anak selalu aktif bergerak dan gaya hidup penuh energi itu membuat mereka rentan terbentur, tergores, atau terjatuh.

Vitamin C sangat penting bagi kekebalan tubuh, termasuk juga menyembuhkan luka. Anak yang kekurangan vitamin C akan mengalami luka yang lama sembuh ketika sakit. Bukan hanya itu, mereka juga rentan terkena infeksi dan sakit.

2. Gangguan penglihatan
Selain mendongkrak perkembangan intelektual dan kognitif, kebiasaan membaca juga mendorong imajinasi anak ke level lebih tinggi. Namun, jika si kecil kekurangan vitamin A ia beresiko besar mengalami gangguan penglihatan.

Kekurangan vitamin A adalah masalah serius di lebih dari separuh negara di dunia, terutama pada ibu hamil dan balita. Kebutaan akibat defisiensi vitamin A sebenarnya dapat dicegah dengan mengonsumi buah, sayuran, atau makanan sumber vitamin A lainnya.
Pemerintah di banyak negara juga melakukan program pemberian vitamin A pada bayi atau pun fortisikasi pada makanan.

3. Lemah dan kurang berenergi
Kekurangan vitamin B bisa membuat anak mengalami gejala lemah dan napas pendek-pendek. Akibatnya anak jadi kurang bersemangat bermain dengan temannya di luar ruangan karena gampang kelelahan. Vitamin B12 memang bekerja untuk mengubah makanan menjadi energi yang dibutuhkan tubuh.

4. Pulih dari patah tulang
Terkadang permainan fisik yang dilakukannya membuat anak mengalami cidera serius, seperti patah tulang. Pada anak yang sehat, proses pemulihan cidera relatif cepat. Namun, tidak demikian halnya dengan anak yang kurang vitamin D.

"Kesehatan tulang sangatlah penting bagi kesehatan anak, bukan hanya karena mereka sedang masa pertumbuhan, tapi juga karena mereka sangat aktif. Pola makan yang kurang vitamin D membuat anak yang aktif rentan cidera tulang,' kata ahli gizi Andy De Santis.

5. Tumbuh tinggi
Memang faktor genetik berpengaruh pada tinggi badan seorang anak, tetapi faktor lingkungan, seperti nutrisi, juga berpengaruh besar. Kekurangan nutrisi di usia bayi, dimulai sejak dalam kandungan, akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.