Kompas.com - 31/03/2017, 21:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kehidupan modern yang serba cepat dan memiliki banyak aktivitas ditengarai membuat banyak pasangan semakin malas bercinta. Dibanding beberapa dekade lalu, frekuensi bercinta orang modern semakin sedikit.

Amerika Serikat, negara yang menjadi kiblat kehidupan modern, bisa menjadi gambaran fenomena tersebut. Dalam survei tahun 2014, orang dewasa di negara ini berhubungan seks sekitar 53 kali dalam setahun. Angka itu 9 kali lebih sedikit dibanding antara tahun 1989 dan 1994.

Memudarnya gairah bercinta bisa disebabkan karena berbagai hal, misalnya kelelahan bekerja sehingga sesampai di rumah yang diinginkan adalah beristirahat dan menyegarkan pikiran.

Penurunan frekuensi itu ternyata ditemukan pada berbagai usia, wilayah geografi, ras, level pendidikan, dan juga jenis kelamin.

Penurunan paling curam ditemukan pada kelompok menikah, orang di usia 50-an tahun, orangtua yang memiliki anak berusia 6-12 tahun, orang berpendidikan sarjana, serta mereka yang tidak menonton tayangan pornografi dalam setahun terakhir.

Penelitian itu dilakukan pada 26.000 orang dewasa di AS pada semua kelompok umur, dalam jangka waktu penelitian selama 25 tahun.

Yang menarik, penurunan frekuensi pada pasangan yang menikah atau sedang menjalani hubungan ternyata cukup banyak. Di tahun 1990-an, mereka berhubungan seks 73 kali dalam setahun, namun di tahun 2014 hanya 55 kali.

Sementara itu, pada generasi milenial (orang yang lahir antara tahun 1980-awal 2000), adalah kelompok yang memiliki kehidupan seksual paling tidak aktif.

Sekitar 15 persen orang dewasa berusia 20-24 tahun tidak berhubungan seksual sejak mereka berusia 18 tahun. Generasi milenial malas bercinta kemungkinan karena mereka masih tinggal bersama orangtua.

Baca juga: Benarkah Sering Bercinta Bikin Bahagia?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.