Harbolnas 12.12, 4 Alasan Belanja Bikin Bahagia dan Mental Sehat

Kompas.com - 11/12/2019, 20:33 WIB
Ilustrasi belanja online SHUTTERSTOCKIlustrasi belanja online

KOMPAS.com - Musim belanja yang dirayakan lewat Harbonas 12.12 tahun ini resmi akan dimulai besok, Kamis (12/12/2019).

Banyak orang menantikan momentum tersebut untuk berbelanja barang incaran dengan harga lebih murah.

Ada juga yang memanfaatkan Harbolnas 12.12 untuk terapi belanja untuk memperbaiki suasana hati. Mereka berbelanja agar suasana hatinya membaik.

Melansir Psychology Today (2/5/2013), ada beberapa alasan kenapa orang suasana hatinya jadi membaik setelah berbelanja.

1. Pengalaman personal

Belanja selalu melibatkan pengalaman personal baik dalam hal kebutuhan fisik maupun emosional.

Sebuah penelitian bahkan pernah mengamati tentang perilaku seorang perempuan yang berbelanja perlengkapan tidur seperti seprai dan selimut sesaat setelah ia bercerai dari suaminya.

Laporan itu menyebutkan, pernikahan perempuan tersebut nyaris berumur 10 tahun. Namun saat berbelanja seprai baru dan mengganti alas tidur lamanya, ia merasakan siap memulai lembaran hidup yang baru.

Baca juga: Tips Belanja Bijak Saat Momen Diskon 12.12

Terkait emosi personal dalam berbelanja, ada juga pengalaman seorang pria yang membangun ruang menyimpan pakaian di kamarnya.

Dari pengalaman belanja perabot rumah tangga tersebut, ia merasa seolah tengah menyambut kehadiran calon istrinya.

Berbelanja melahirkan pengalaman personal bagi siapa saja. Saat berbelanja, orang secara alamiah membayangkan bagaimana belanjaannya nanti bakal digunakan.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X