Kompas.com - 12/12/2019, 10:00 WIB

Jenis bakteri tersebut dapat ditransfer dari hewan, terutama anjing, ke tubuh manusia.

Kasus langka

Menurut Journal of Emergency Medicine, infeksi bakteri dari Streptococcus canis tergolong sangat jarang.

Berbeda dari kasus nenek dijilat anjing yang berdampak infeksi serius dengan tanda selulitis, selulitis biasa jamak menyerang orang.

"Tapi selulitis yang biasa tidak disebabkan Streptococcus canis. Tapi bakteri jenis lainnya," jelas tim peneliti, Dr. Zohar Lederman, melansir Live Science (11/12/2019).

Dalam kasus tersebut, perempuan paruh baya itu bercerita ia memiliki beberapa ekor anjing. Binatang peliharannya terkadang menjilat kakinya.

"Kemungkinan besar karena anjingnya terinfeksi bakteri penyebab infeksi," katanya.

Namun menurut peneliti tersebut, dibutuhkan riset lebih lanjut dengan menguji sampel beberapa binatang agar hasil penelitiannya lebih sahih.

Dokter menjelaskan penyakit tipes bisa menyebabkan kematian. Namun, dengan pengobatan tepat dan cepat, penyakit ini mudah disembuhkan.

Pasalnya, sangat jarang ditemukan kasus infeksi serius karena bakteri dari jilatan binatang.

"Coba bayangkan banyak sekali orang di dunia ini dijilat binatang peliharaannya. Mereka tidak sakit dan baik-baik saja," ujar dia.

Baca juga: Musim Pancaroba, Lakukan Ini agar Tetap Sehat dan Fit

Lederman menjelaskan, bakteri bisa menginfeksi orang ketika bakteri bisa masuk lapisan dalam kulit, tidak sekadar epidermis atau kulit luar.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.