Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 20/01/2023, 17:10 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang menyalahkan hujan-hujanan atau kehujanan sebagai penyebab masuk angin

Lantas, apakah kehujanan bisa menyebabkan masuk angin seperti anggapan lama yang sudah dipercaya banyak orang? Simak penjelasan dari ahli berikut ini untuk mengetahui jawabannya. 

Baca juga: Dikeluhkan Sejuta Umat, Masuk Angin Sebenarnya Penyakit Apa?

Apakah kehujanan bisa menyebabkan masuk angin?

Para ahli sepakat, kehujanan tidak bisa menyebabkan masuk angin alias anggapan tersebut hanya mitos belaka. 

Selama ini memang banyak orang yang percaya kehujanan, terlebih memakai pakaian basah atau lembap dalam waktu lama bisa jadi faktor penyebab masuk angin. Tapi faktanya, hal itu tidak benar. 

"Itu hanya kepercayaan lama yang kerap dikatakan para orangtua," ucap Stephen Morse, seorang profesor epidemiologi dan pakar penyakit menular dari Columbia University, New York, AS.

Selain Morse, dokter spesialis anak yang berbasis di San Diego AS, Jaime Friedman, juga menyebutkan bahwa kehujanan tidak bisa disalahkan jadi penyebab masuk angin. 

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Masuk Angin dengan Cepat, Selain dengan Obat

Menurut Friedmen, anggapan keliru tersebut berasal dari salah kaprah publik mengenai kuman penyebab sakit.

Ia menjelaskan, muasal salah kaprah ini berasal dari seseorang biasanya kedinginan sampai terkadang tubuhnya menggigil saat kehujanan. Di sisi lain, gejala menggigil ini mirip seperti sakit saat demam atau terserang flu. Jadi, kedua kondisi ini kerap disangkutpautkan. 

Selain itu, kehujanan juga kerap dikaitkan dengan masuk angin dan flu lantaran ketika turun hujan dan suhu lebih dingin dari biasanya, banyak virus atau bakteri penyebab beragam penyakit yang berkembang pesat.  

"Virus atau bakteri berkembang pesat saat cuaca dingin. Jadi, hal yang masuk akal jika banyak orang mengira musim hujan bisa menyebabkan kita sakit," ucap dia.

Namun, Friedman menggarisbawahi, kita bisa sakit ketika terinfeksi virus atau bakteri, terlepas saat kepanasan atau kehujanan. 

Nah, setelah menyimak penjelasan apakah kehujanan bisa menyebabkan masuk angin dari para ahli di atas, ada baiknya Anda tidak lagi percaya mitos ini. 

Baca juga: Sering Masuk Angin Bisa Jadi Gejala Apa?


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+