Kompas.com - 25/12/2019, 09:00 WIB
Ilustrasi deteksi kanker payudara ShutterstockIlustrasi deteksi kanker payudara

American Cancer Society merekomendasikan perempuan berolahraga sedikitnya 150 menit tiap minggu, atau 75 menit tiap minggu untuk olahraga intens.

Jadi tak usah juga berolahraga terlalu berat. Olahraga tingkat menengah sampai intens yang dilakukan dalam satu sesi malah bisa membuat Anda susah bernapas lega.

Bagi olahraga selama beberapa waktu dalam seminggu.

Baca juga: Menemukan Kanker Payudara Sedini Mungkin

3. Batasi waktu duduk atau mager

Riset terbaru menunjukkan kebanyakan duduk atau malas gerak (mager) berkelindan dengan peningkatan risiko kanker, terutama bagi perempuan.

Temuan studi American Cancer Society menunjukkan, perempuan yang duduk atau mager berisiko lebih tinggi mengidap kanker, termasuk kanker payudara.

Dari riset, perempuan yang duduk sedikitnya enam jam sehari di luar kerja, berisiko 10 persen lebih tinggi mengidap kanker payudara dibandingkan yang hanya mager tiga jam sehari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Batasi konsumsi alkohol

Riset menunjukkan perempuan yang minum dua sampai tiga gelas alkohol dalam sehari berisiko 20 persen lebih tinggi idap kanker ketimbang perempuan yang tidak mengonsumsi alkohol.

American Cancer Society merekomendasikan perempuan maksimal hanya minum satu gelas alkohol dalam sehari.

5. Batasi terapi penggantian hormon

Terapi pengganti hormon dulunya jamak digunakan untuk membantu meredakan gejala tidak nyaman pada perempuan yang menopause.

Menurut artikel dalam American Cancer Society, para peneliti saat ini baru mengetahui perempuan yang menggunakan kombinasi estrogen dan progestin hasil terapi hormon malah berpotensi terkena kanker payudara.

Risiko kanker payudara biasanya baru meningkat setelah empat tahun terapi berjalan. Dampaknya baru dirasakan setelah lima tahun berhenti terapi hormon tersebut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Sinusitis
Sinusitis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
OCD

OCD

Penyakit
Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Health
Barotrauma Telinga

Barotrauma Telinga

Penyakit
Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Health
Flu Babi

Flu Babi

Penyakit
Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Penyakit
5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

Health
Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.