Kompas.com - 25/12/2019, 17:00 WIB

Risiko lainnya adalah virus flu. Virus ini dapat bertahan di luar tubuh selama 24 jam dan handuk bisa menjadi medium penularannya.

Baca juga: Seberapa Sering Kita Harus Mencuci Handuk Mandi?

Berbagi handuk sebabkan rambut rontok

Bessam Farjo dari Farjo Hair Institute mengatakan, berbagi handuk atau topi dapat menyebabkan infeksi Tinea capitis atau dikenal sebagai kurap kulit kepala.

Infeksi ini disebabkan organisme mikroskopis yang sangat menular. Masa inkubasinya pada manusia berlangsung dua minggu.

"Spora jamurnya sudah ada sebelum Anda melihat gejala kurap tersebut," jelas dia.

Ia menjelaskan kasus kurap kulit kepala dapat menyebabkan peradangan serius pada jaringan parut.

Menurut Farjo, biang kurap kulit kepala ini lebih berbahaya saat berkembang di handuk lembap.

Pasalnya organisme tersebut memiliki kemampuan memblokir saluran folikel rambut. Sehingga pasokan minyak agar rambut sehat terhambat.

Dampaknya, lapisan luar kulit bisa terjadi penebalan. Tungau yang hidup lebih dalam dari folikel rambut juga bisa menimbulkan kerontokan rambut permanen.

Kendati kasus kurap kulit kepala tidak jamak ditemui, namun tidak ada salahnya mengantisipasi dengan tidak berbagi handuk.

Menyetop kebiasaan berbagi handuk juga membuat kita bebas dari bayang-bayang tertular berbagai penyakit berbahaya.

Tentunya tidak nyaman musim liburan terganggu gara-gara kebiasaan kecil yang berdampak besar bagi kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Metro
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.