Kompas.com - 26/12/2019, 08:00 WIB
Ilustrasi bayi prematur ShutterstockIlustrasi bayi prematur

Selain BBLR, bayi kembar kemungkinan juga bisa lahir prematur.

3. Kekurangan nutrisi

Bayi bisa BBLR jika pola makan ibu selama hamil kurang sehat. Seperti diketahui, perkembangan janin selama berada di dalam kandungan sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi sang ibu.

4. Kondisi janin

Gangguan kesehatan pada si bayi bisa membuat BBLR, misalnya cacat lahir hingga terjangkit infeksi saat masih berada di dalam kandungan.

Baca juga: Inilah Alat Deteksi Janin Portabel Pertama di Dunia, Karya Anak Bangsa

5. Postur tubuh ibu

Ukuran berat badan bayi juga dipengaruhi oleh postur tubuh sang ibu. Jika ibu hamil memiliki tubuh pendek dan mungil, kemungkinan bayi yang lahir pun memiliki berat badan relatif kecil.

Bagaimana cara mencegahnya?

Dari penjelasan itu, Syah Rini mengungkapkan, upaya yang paling mungkin dilakukan dengan segera oleh orangtua untuk menghindari bayi memiliki BBLR adalah menjaga kesehatan ibu hamil dan memastikan asupan nutrisi bagi janin.

Ia menyampaikan apabila berat badan janin dinilai rendah, dokter biasanya akan menganjurkan beberapa hal untuk dilakukan. Beberapa hal itu, di antaranya:

  • Konsumsi makanan sehat dengan kalori tambahan, seperti kacang-kacangan, susu, atau keju
  • Ibu hamil harus mencukupi kebutuhan minum dan istirahat
  • Ibu hamil harus tetap tenag dan selalu berfikir positif
  • Ibu hamil bisa mengonsmsi suplemen prenatal sesuai anjuran

“Dengan melakukan anjuran tersebut, mudah-mudahan berat badan janin bisa naik sehingga bayi lahir dengan berat normal,” jelas Syah Rini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.