Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/12/2019, 19:00 WIB

Hingga saat ini, tenaga medis profesional tidak lagi merekomendasikan amfetamin dan produk turunannya untuk mengatasi obesitas atau menunjang program diet.

Merusak kesehatan

Melalui beberapa penelitian, amfetamin disebut memiliki efek samping. Mulai dari yang ringan sampai berat. Beberapa di antaranya:

  • Mengacaukan tekanan darah, bisa rendah atau tinggi
  • Fenomena Raynaud atau berkurangnya aliran darah ke jari-jari tangan dan kaki, ujung hidung, sampai telinga 
  • Disfungsi ereksi
  • Detak jantung meningkat
  • Sakit perut
  • Kehilangan nafsu makan, mual, dan penurunan berat badan tanpa terkendali
  • Jerawat, ruam, gatal-gatal
  • Penglihatan kabur
  • Mulut kering
  • Gigi gemetaran
  • Mimisan
  • Keringat bercucuran
  • Hidung tersumbat
  • Peningkatan risiko kejang untuk individu yang rentan
  • Napas lebih cepat, lebih dalam, terutama pada mereka dengan kondisi paru-paru bermasalah
  • Kesulitan buang air kecil

Bukan hanya fisik, mengonsumsi amfetamin juga mempengaruhi kesehatan mental, seperti:

  • Ketakutan
  • Kecemasan
  • Mudah marah
  • Mudah gelisah
  • Perubahan suasana hati
  • Insomnia
  • Perubahan libido
  • Egois
  • Terlalu percaya diri
  • Perilaku obsesif
  • Sulit membedakan antara kenyataan dan imajinasi (psikosis)

Merusak otak

Melansir dari jurnal yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information (NCBI), penyalahgunaan amfetamin berisiko merusak otak manusia.

Selain itu, konsumsi amfetamin dosis tinggi juga dapat mengakibatkan psikosis, yang gejalanya menyerupaiskizofrenia.

Pengidap gangguan mental skizofrenia umumnya mengalami halusinasi, delusi, kekacauan berpikir, sampai perubahan perilaku.

Baca juga: Medina Zein Disebut Konsumsi Narkoba Jenis Amfetamin, Obat Apa Itu?

Di Indonesia, amfetamin termasuk obat stimulan. Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut amfetamin sebagai narkoba jenis sintetis.Golongan ini termasuk sering dimanfaatkan untuk keperluaan pengobatan dan penelitian. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+