Banjir Jabodetabek, Waspadai Serangan 3 Penyakit Kulit ini

Kompas.com - 04/01/2020, 13:00 WIB
Ilustrasi banjir .huffpost.comIlustrasi banjir

3. Kutu air

Banjir membuat kondisi lingkungan sekitar menjadi lembab. 

Lingkungan lembab merupakan tempat ideal bagi jamur untuk tumbuh dan berkembang.

Sehingga meningkatkan risiko penyakit kutu air.

Kutu air merupakan infeksi jamur menular pada kulit kaki.

Pengidap kutu air merasakan gatal, kemerahan, terkelupas, merasakan sensansi terbakar, bahkan sampai mengalami luka.

Baca juga: Leptospirosis Mengancam saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya

Pencegahan

Untuk mengurangi risiko penyakit kulit akibat banjir, korban banjir memerlukan sejumlah langkah antisipasi. Antara lain:

  1. Siapkan kotak P3K dasar untuk membersihkan, menutupi, dan mengobati luka ringan
  2. Simpab persediaan makanan dan air bersih, untuk mengurangi risiko kekurangan gizi,  dehidrasi, infeksi
  3. Jaga pakaian tetap bersih
  4. Tidur atau beristirahatlah di tempat yang tidak lembab.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X