7 Penyebab Perut Sering Lapar Padahal Baru Saja Makan

Kompas.com - 08/01/2020, 10:00 WIB
Ilustrasi makan, lapar DragonImagesIlustrasi makan, lapar

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa tipe orang pemakan cepat memiliki selera makan lebih besar dan cenderung makan berlebih dibanding para pemakan lambat.

Bahayanya, mereka juga lebih cenderung mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

Studi lain membandingkan efek dari tingkat kecepatan makan pada mereka yang menderita diabetes.

Para penderita diabetes yang makan dengan lambat merasa kenyang lebih cepat dibandingkan mereka yang makan dengan cepat.

Dengan kata lain, para pemakan cepat ini belum juga merasa kenyang padahal sudah menghabiskan makanan dengan porsi yang sama dengan mereka yang makan lambat.

Efek-efek ini sebagian disebabkan juga oleh kurangnya mengunyah dan kesadaran yang terjadi ketika mereka makan terlalu cepat.

Padahal keduanya diperlukan untuk mengurangi perasaan lapar.

Selain itu, makan perlahan dan mengunyah dengan seksama diketahui dapat memberikan waktu lebih lama bagi tubuh dan otak untuk melepaskan hormon anti-kelaparan dan menyampaikan sinyal kenyang.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X