Ada Apa di Balik Alasan Pembatasan Penggunaan Antibiotik?

Kompas.com - 10/01/2020, 11:30 WIB
Ilustrasi antibiotik ShutterstockIlustrasi antibiotik

Ketika antibiotik tidak tepat dikonsumsi atau penggunaannya berlebihan, bakteri yang sudah resisten atau kebal obat tersebut lebih mudah menyebar dan berkembang.

Kondisi ini menyebabkan koloni bakteri kebal antibiotik merebak dan membahayakan kesehatan.

Baca juga: 9 Hal Seputar Antibiotik, Harus Dihabiskan hingga Aturan Penggunaan

Menurun Kementerian Kesehatan, resistensi antibiotik dapat menyebabkan proses pengobatan jadi lebih panjang, memicu infeksi serius yang berujung kegagalan organ, sampai kematikan.

Untuk mengantisipasi persoalan global tersebut, Pemerintah berharap masyarakat dan tenaga medis lebih bijak dalam menggunakan antibiotik. 

Dr. Jesse Jacob dari Emory Antibiotic Resistance Center di Emory University School of Medicine, AS, berpendapat resistensi antibiotik kini jadi ancaman di dunia pengobatan modern.

"Operasi rutin, transplantasi organ, sampai kemoterapi sangat bergantung pada kemampuan melawan infeksi bakteri. Persoalan kebal antibiotik ini jadi ancaman nyata dan harus segera ditangani," kata Jacob.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X