Kompas.com - 11/01/2020, 09:00 WIB

Wabah SARS yang kali pertama muncul di China Selatan pada tahun 2002 dan menyebar ke beberapa negara juga disebabkan oleh coronavirus.

Saat itu, lebih dari 8.000 orang jatuh sakit dan lebih dari 700 orang meninggal dunia.

Selain itu, coronavirus juga menjadi biang penyakit MERS. Penyakit ini bermula dari Yordania dan Arab Saudi pada tahun 2012, lantas menyebar ke sekitar dua lusin negara lain.

Penyakit MERS mengakibatkan lebih dari 800 orang meninggal dunia, sebagian besar berasal dari Arab Saudi.

Baca juga: Cara Hindari Terkena Virus di Pesawat

Namun, hasil tes laboratorium memastikan penyebab wabah pneumonia kali ini berbeda dengan SARS, MERS, influenza, flu burung, adenovirus, atau patogen pernapasan umum lainnya.

Berdasarkan informasi dari WHO di China, peneliti mendapatkan dugaan awal tersebut dengan menggunakan isolat dari satu sampel pasien yang positif untuk melakukan pengurutan DNA.

"Identifikasi awal virus baru dalam waktu singkat ini adalah pencapaian penting," kata Gauden Galea, perwakilan WHO di China.

Namun, peneliti harus melakukan riset mendalam untuk mencapai kesimpulan pasti.

Xu Jianguo yang memimpin penelitian tersebut mengatakan, timnya bakal meneliti patogen dan epidemiologi selama beberapa minggu ke depan untuk memastikan penyebab pneumonia di China disebabkan coronavirus baru.

Sumber: Kompas.com (Singgih Wiryono/Sandro Gatra)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.