Kasus Klinik Suntik Stem Cell Kemang, Kenali Kontroversi hingga Manfaat Terapi Ini

Kompas.com - 13/01/2020, 18:15 WIB
penggerebekan klinik yang sediakan praktek stem cell ilegal di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2020) Dok. PMJpenggerebekan klinik yang sediakan praktek stem cell ilegal di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2020)

KOMPAS.com - Sebuah klinik di Ruko Bellepoint, Jalan Kemang Selatan VIII, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan digerebek polisi pada Sabtu (12/1/2020) lalu.

Penggerebekan itu didasarkan pada informasi bahwa klinik tersebut menyediakan praktek stem cell yang diduga ilegal.

Penyuntikan stem cell dilakukan tanpa izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Sayudi Ario Seto, menyebut stem cell yang digunakan di klinik itu didatangkan dari luar negeri.

"Terhadap stem cell yang masuk dari luar negeri sudah jelas tidak resmi dan tidak ada izin impor, izin edar," ujar Sayudi dilansir dari Kompas.com (12/1/2020).

Baca juga: Penggerebekan Klinik Stem Cell Ilegal di Kemang, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Mencermati kasus tersebut, beberapa dari kita mungkin bertanya-tanya mengenai apa risiko suntik stem cell hingga polisi melakukan penggerebekan pada klinik yang diduga melakukan praktik ilegal terhadapnya.

Salah satu jawabannya bisa jadi adalah karena praktik suntik stem cell hingga kini masih berupa pelayanan berbasis penelitian.

Praktik itu juga diketahui pernah menjadi polemik karena terbentur masalah etik.

Terbentur masalah etik

Ahli Histologi Kedokteran di Departemen Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Ahmad Aulia Jusuf, AHK, PhD, menerangkan penggunaan dan pengembangan sel punca (stem cell) dalam bidang penelitian dan aplikasinya di klinik dalam rangka mengobati penyakit tidak terlepas dari masalah etik yang mungkin membayanginya.

Masalah etik yang paling disoroti yakni penggunaan dan pemanfaatan sel punca yang berasal dari embrio (embryonic stem cells).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X