Kompas.com - 16/01/2020, 20:00 WIB

Peradangan menyebabkan perubahan fisik dan psikologis, sehingga Anda jadi lebih susah tidur di malam hari.

Ketika terjadi peradangan di tubuh, hormon pembawa pesan yang membuat orang susah tidur jadi aktif.

Peradangan terkadang juga membuat tubuh merasakan nyeri dan kaku, sehingga mengganggu istirahat.

Selain itu, konsumsi gula berlebihan juga menyebabkan peradangan kronis.

Pasalnya, gula mengubah bakteri baik di usus jadi tidak baik. Bakteri tersebut dapat memicu peradangan.

Baca juga: Tidur dengan Kipas Angin Menyala, Bagaimana Baiknya?

Bijak memilih asupan

Untuk mengatasi masalah susah tidur, beberapa ahli menyarankan agar Anda memperhatikan asupan.

Serat merupakan makanan sehat untuk menjaga bakteri dan mikroba yang baik bagi tubuh.

Sebuah uji laboratorium mengungkapkan, konsumsi serat yang cukup pada tikus dapat mengontrol kadar gula darah.

Selain itu, konsumsi makanan tinggi asam amino triptofan juga dapat memperbaiki kualitas tidur.

Hormon yang memperbaiki suasana hati dan mengatur waktu tidur ini banyak terkandung dalam kacang-kacangan, biji-bijian, dan unggas.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.