Kompas.com - 20/01/2020, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Kegagalan dalam menjalin hubungan kasih alias putus cinta disikapi beragam oleh pasangan.

Beberapa orang memilih larut dalam rutinitas atau hobinya. Ada yang menjadikannya ide membuat karya lagu atau cerita.

Beberapa orang sampai mengalami masalah kesehatan, depresi, dan ingin menyerah untuk melanjutkan hidup.

Ada juga yang santai dan bergegas membuka lembaran baru (move on).

Dari beberapa kecenderungan itu, studi peneliti dari University of Graz, Austria mengungkapkan, jenis kelamin memengaruhi sikap dan kelakuan orang saat putus cinta.

Melansir Psychology Today, psikolog Ursula Athenstaedt meriset 876 orang dewasa yang baru putus cinta dan sikap mereka melihat mantan kekasinya.

Baca juga: Sering Stres dan Gampang Emosi, Waspadai Sindrom Patah Hati

Pria cenderung berpikir positif menyikapi mantan

Penelitian yang diterbitkan di Social Psychological and Personality Science (2019) itu mengungkap, responden pria lebih positif melihat mantannya.

Dari survei, beberapa pria juga masih berharap bisa kembali dengan mantannya.

Sementara itu, responden wanita cenderung negatif memandang hubungan cintanya di masa lalu, serta mengabaikan sisi positif mantannya.

Athenstaedt berpendapat temuan risetnya masuk akal, jika mengacu perspektif evolusi.

Baca juga: Patah Hati Bisa Sebabkan Kematian, Berikut Cara Mengobatinya

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.