Kompas.com - 24/01/2020, 09:01 WIB
Ilustrasi TLFurrerIlustrasi

Akibatnya, sejumlah senyawa karsinogenik (senyawa penyebab kanker) terbentuk.

3. Pilih daging rendah lemak

Lemak dari daging merah atau daging olahan juga dapat mengembangkan kanker usus besar.

Asupan lemak yang tinggi dapat menyebabkan asam empedu dalam jumlah besar dilepaskan ke dalam saluran pencernaan untuk membantu memecah lemak.

Asam empedu kemudian diubah menjadi asam empedu sekunder saat masuk ke usus besar. Hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan tumor di usus besar.

4. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan

Sayuran dan buah-buahan mengandung serat tinggi yang dapat menurunkan risiko kanker usus besar dengan mengurangi lamanya waktu makanan ada di usus besar, melarutkan bahan yang ada di usus besar, dan merangsang fermentasi bakteri anaerobik untuk meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Kanker Usus Besar: Gejala, Penyebab, hingga Cara Mencegah
Kaker usus besar biasanya dialami oleh orang lanjut usia. Namun, bukan berarti mereka yang berusia lebih mudah terhindar dari risiko penyakit ini.
Bagikan artikel ini melalui

Selain itu, antioksidan pada sayur dan buah juga mampu melindungi sel dari radikal bebas yang mencegah munculnya kanker.

Kandungan nutrisi dalam sayuran dan buah, seperti asam folat dan vitamin B juga terbukti dapat melindungi kita dari kanker.

Sayuran dan buah-buahan juga mengandung senyawa antikanker, seperti polifenol, karotenoid, terpen, thioethers, dan glucosinolates.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.