Awas, Stres Bisa Picu Penyakit Kulit Kronis Psoriasis

Kompas.com - 24/01/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Stres bisa menjadi pemicu penyakit psoriasis alias penyakit kulit kronis yang ditandai dengan pertumbuhan sel kulit baru terlalu cepat.

Penyakit ini membuat kondisi kulit penderitanya mengalami penumpukan sel kulit baru di permukaan hingga membentuk bercak merah, tebal, dan bersisik.

Psoriasis cukup umum dan biasanya terjadi pada orang dewasa. Namun, wanita lebih rentan mengalami psosiaris karena stres.

Baca juga: Penyakit Psoriasis, dari Penyebab, Gejala hingga Penanganannya

Mengapa stres bisa menyebabkan psoriasis?

Stres bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, tak mengherankan jika stres berlebih adalah salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko psoriasis.

Selain itu, sistem kekebalan tubuh merespons cedera dan infeksi dengan mengirimkan bahan kimia yang menyebabkan peradangan dan membantu menyembuhkan luka.

Kondisi ini termasuk penyakit autoimun yang tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Selain itu, tidak ada obat untuk menyembuhkan psoriasis namun ada berbagai metode untuk meredakan gejalanya.

Pada penderita psoriasis, sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan dengan mengirimkan terlalu banyak bahan kimia. Penyakit ini juga bersifat kambuhan yang artinya bisa muncul dan mereda dalam waktu tertentu.

Menurut profesor dermatologi dari University of California, saat stres tubuh juga mengalami reaksi yang sama. Pasalnya, peradangan adalah cara tubuh untuk mengatasi stres.

"Sistem kekebalan tubuh merespons dengan cara yang sama terhadap tekanan mental," ucapnya.

Oleh karena itu, mengelola stres adalah hal penting bagi penderita psoriasis

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X