Kompas.com - 31/01/2020, 17:03 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Ketika seseorang dalam fase tidur REM, otak akan mengirim sinyal GABA dan Glycine untuk membuat otot tidak bergerak selama bermimpi.

Hal ini penting agar seseorang tidak bergerak atau melukai diri sendiri ketika bermimpi.

Baca juga: Ketindihan Saat Tidur, Fenomena Apakah Ini Menurut Sains?

Namun, mekanisme otak dan tubuh yang tumpang tindih membuat seseorang terbangun dari siklus tidur REM. Padahal, tubuh masih dalam kondisi setengah tidur ketika kita terbangun dari siklus tidur REM.

Itulah mengapa saat ketindihan, seseorang merasa sulit bernapas, tubuh kaku, hingga tak bisa berbicara.

Bagaimana cara mencegah ketindihan?

Ketindihan saat tidur bukanlah hal yang berbahaya namun bisa menimbulkan hal traumatis dan merusak pola tidur pada beberapa orang. Untuk mencehah ketindihan, berikut tipsnya:

  • Tidur yang cukup
  • Jadwalkan waktu tidur dan bangun secara teratur setiap harinya
  • Buat kamar tidur senyaman mungkin dengan pencahayaan redup
  • Jangan menonton televisi atau menggunakan gadget minimal 30 menit sebelum tidur
  • Hindari mengonsumsi makanan berat, merokok, atau minum kopi dan alkohol sebelum tidur
  • Olahraga ringan namun hindari berolahraga empat jam sebelum tidur

Bila gangguan tidur sleep paralysis yang dialami sulit diatasi dengan cara-cara cepat tidur di atas, maka konsultasikan dengan psikiater atau psikolog.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bisa jadi, ketindihan yang biasa kita alami disebabkan karena adanya gangguan tidur atay gangguan kesehatan mental.

Baca juga: Ketindihan Saat Tidur Bukan Kejadian Supranatural, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.