Mimpi Basah: Penyebab, Rentang Usia, dan Frekuensi Normal

Kompas.com - 14/02/2020, 21:01 WIB
Ilustrasi Remaja Tidur/ Mimpi Basah Kompas.comIlustrasi Remaja Tidur/ Mimpi Basah

Pra pria yang yang sudah menikah, mimpi basah bisa terjadi jika tiga hari tidak berhubungan seks.

Namun, semua itu tetap kembali ke masing-masing individu pria. Di mana mereka bisa saja mengalami mimpi basah lebih jarang atau lebih sering dari jumlah itu meski sama tidak berhubungan seks selama tiga hari.

Baca juga: Jangan Salah Paham, Kenali 7 Fakta tentang Penis Berikut

Aktivitas masturbasi juga dapat memengaruhi frekuensi kejadian mimpi basah.

Pria yang cukup sering melakukan masturbasi cenderung akan makin jarang mengalami mimpi basah.

Penyebab mimpi basah

dr. Zamzani Sutriyanto menerangkan pada laki-laki, mimpi basah atau emisi nokturnal biasanya terjadi karena berbagai faktor berikut:

  • Adanya tekanan atau stimulasi pada alat kelamin oleh kasur atau bantal
  • Mimpi erotis
  • Kandung kemih penuh
  • Kenangan dari aktivitas atau pikiran seksual

Mimpi basah pada umumnya terjadi ketika seseorang mengalami tahap tidur gerakan mata cepat atau rapid eye movement (REM).

Baca juga: Ini Penjelasan Kenapa Orang Bisa Mimpi Saat Tidur

REM dapat diartikan sebagai tahap tidur yang dalam dan terjadi mimpi. Sementara, laju respirasi dan aktivitas otak meningkat, serta otot-otot menjadi lebih rileks yang ditandai dengan gerakan bola makan yang cepat.

 

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X