Kentut Terus-menerus Tanda Kondisi Apa?

Kompas.com - 16/02/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi kentut. SHUTTERSTOCKIlustrasi kentut.

5. Gangguan pencernaan karena penyakit

Beberapa kondisi kesehatan dapat memicu gangguan pencernaan.

Gangguan pencernaan ini dapat memicu penderitanya sering berkentut. Antara lain:

  • Penyakit autoimun Celiac dan Pankreatitis
  • Penyakit Crohn
  • Diabetes
  • Sindrom dumping
  • Penyakit refluks lambung dan gastroparesis
  • Penyakit radang usus dan sindrom iritasi usus besar
  • Bisul perut
  • Kolitis ulserativa

6. Stres

Beberapa orang mengalami gangguan usus besar saat dilanda stres.

Gangguan usus besar tersebut dapat membuat orang bersendawa dan berkentut berlebihan.

Pasalnya, saat stres orang cenderung merokok, mengunyah permen karet, makan makanan manis, atau minum alkohol.

Beberapa asupan tersebut dapat memicu produksi gas berlebihan di perut.

Baca juga: Waspada, Suka Makan Es Batu Berisiko Rusak Gigi dan Tanda Anemia

7. Efek obat

Beberapa jenis antibiotik dapat membuat bakteri tumbuh lebih banyak di usus.

Bakteri tersebut dapat merangsang produksi gas berlebihan di perut.

Dampaknya, Anda jadi lebih sering bersendawa atau berkentut.

Kebanyakan kasus kentut terus-menerus mudah dikendalikan dengan perubahan gaya hidup dan pola makan.

Namun, saat berkentut terus-menerus mulai terasa mengganggu dan disertai gejala infeksi serius, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X