Mitos atau Fakta, Makan Kangkung Sebabkan Kantuk?

Kompas.com - 17/02/2020, 06:01 WIB
Mujair dan tumis kangkung bunga pepaya KOMPAS.COM/Ira RachmawatiMujair dan tumis kangkung bunga pepaya

Namun, kangkung mungkin saja bisa membuat seseorang mengantuk. Pasalnya, kangkung mengandung mineral kalium dalam jumlah yang banyak (175 mg dalam satu cup kangkung), dan maknan tinggi kalium yang dapat mengurangi tekanan darah.

Efek itulah yang dirasakan kantuk oleh sebagian orang.

Beberapa pakar setelah mengamati kebiasaan di negara-negara pengonsumsi kangkung, termasuk di Indonesia, menyebutkan bahwa secara tradisional, konsumsi sayuran tersebut dilakukan untuk meringankan gejala susah tidur.

Kantuk pada siang hari

Tak selamanya kantuk di siang hari berasal dari konsumsi makanan dengan tambahan olahan kangkung.

Baca juga: 9 Manfaat Sarapan, Pasok Energi hingga Tingkatkan Daya Ingat

Penelitian di bidang kronobiologi menemukan bahwa secara alami manusia akan merasa mengantuk di siang hari, terutama setelah jam 1 siang.

Rasa kantuk pada siang hari juga bisa disebabkan oleh konsumsi makanan tinggi karohidrat, apalagi yang indeks glikemik-nya tinggi.

Jadi bila Anda merasa mengantuk setelah makan siang, tidak benar jika selalu menyalahkan kangkung.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X