Kompas.com - 11/03/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi meditasi di kantor John Lund/Tiffany SchoeppIlustrasi meditasi di kantor

KOMPAS.com - Manfaat meditasi untuk relaksasi sudah dibuktikan oleh banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa meditasi juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh?

Melansir laman Medical Daily, riset yang diterbitkan dalam jurnal Psychosomatic Medicine telah membuktikan hal tersebut.

Dalam riset tersebut, peneliti telah membuktikan bahwa meditasi mindfulness dapat meningkatkan kadar antibodi atau protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh ketika mendeteksi antigen.

Bahkan, manfaat tersebut bisa kita rasakan anya dalam delapan minggu sejak pertama kali rutin mempraktikan meditasi.

Baca juga: Tak Perlu Liburan Mewah, Meditasi Rutin Bisa Redakan Stres

Menurut peneliti, mindfulness dapat meningkatkan aktivitas di korteks prefrontal, insula anterior kanan, dan hippocampus kanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Semua bagian-bagian otak tersebut mengendalikan emosi, kesadaran, dan mengontrol emosi postif. Bagian otak tersebut juga bertindak sebagai pusat komando untuk sistem kekebalan tubuh.

Bagian-bagian otak tersebut akan berfungsi lebih efektif ketika mendapatkan stimulasi. Hal inilah yang menunjukkan bahwa program pelatihan singkat dalam meditasi memiliki efek positif pada fungsi otak dan kekebalan tubuh.

Lalu, apa itu meditasi mindfulness?

Melansir laman Very Well Mind, meditasi mindfulness merupakan teknik meditasi yang melatih kita agar berfokus pada emosi, pikiran dan sensasi yang kita alami di masa kini.

Teknik mindfulness sangat bervariasi. Tetapi secara umum, meditasi mindfulness melibatkan latihan pernapasan, pencitraan mental, kesadaran tubuh dan pikiran, serta relaksasi otot dan tubuh.

Meditasi mindfulness bisa kita lakukan di mana saja, asalkan tempat tersebut memiliki suasana yang tenang. Berikut cara melakukan meditasi mindfulness:

1. Temukan tempat yang tenang dan nyaman. Duduk di kursi atau di lantai dengan kepala, leher, dan punggung lurus tetapi tidak kaku.

Saat melakukan meditasi ini, kita juga disarankan menggunakan pakaian yang nyaman sehingga tidak terganggu.

2. Cobalah untuk mengesampingkan semua pemikiran tentang masa lalu dan masa depan. Setelah itu, kita fokus pada masa kini.

Baca juga: Dilakukan Lady Gaga dan Oprah Winfrey, Apa Itu Meditasi Transendental?

3. Sadari napas kita. Selaraskan dengan sensasi udara yang bergerak masuk dan keluar dari tubuh saat bernapas.

Rasakan perut yang naik dan turun serta sensasi udara yang memasuki lubang hidung dan keluar dari mulut kita. Perhatikan bagaimana setiap napas yang keluar dan masuk.

4. Perhatikan setiap pikiran yang datang dan pergi, apakah itu kekhawatiran, ketakutan, kecemasan, atau harapan.

Ketika pikiran muncul di pikiran kita, jangan abaikan atau tekan pikiran tersebut. Catat saja, tetap tenang, dan gunakan pernapasan media untuk mengontrolnya.

5. Jika kita merasa terbawa pikiran, amati ke mana pikiran pergi, jangan menghakimi, dan kembalikan fokus pikiran ke pernapasan. Ingatlah untuk tidak bersikap keras pada diri sendiri jika hal ini terjadi.

6. Ketika akan menyelesaikan sesi meditasi, duduklah selama satu atau dua menit. Lalu sadari di mana kita berada dan bangunlah secara bertahap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Kronis
Nyeri Kronis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
Cacar Api

Cacar Api

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.