Kompas.com - 18/03/2020, 18:00 WIB

"Hilangnya pelindung dan minyak alami di kulit akan membuat tangan menjadi kering dan pecah-pecah. Hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi," ucap Justin Ko ahli dermatologis dari Stanford Health Care, dilansir dari laman Time.

Lalu, bagaimana cara mencegahnya?

Untuk mengatasi risiko tersebut, Laftah merekomendasikan agar kita menggunakan sabun cuci tangan yang mengandung pelembab.

Setiap selesai mencuci tangan, kita juga disarankan untuk mengaplikasikan pelembab untuk meminimalisir risiko iritasi.

Pelembab dapat membantu memperbaiki kulit luar yang rusak dan mengunci kelembaban di dalamnya.

Baca juga: 5 Cara Mencegah Kesepian saat Karantina Mandiri

Oleh karena itu, mengaplikasikan pelembab usai mencuci tangan membantu meminimalisir risiko kulit kering dan iritasi.

Pelembab tangan yang ideal adalah pelembab yang tinggak mengandung iritan, seperti retinolm akergen atau pewangi.

Selain itu, sabun tangan yang kita gunakan juga harus terbebas dari pewangi untuk meminimalisir risiko tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.