Kompas.com - 23/03/2020, 08:01 WIB
Ilustrasi antibiotik Ilustrasi antibiotik

KOMPAS.com - Di tengan pandemi virus corona saat ini, banyak informasi yang berkembang di masyarakat terkait cara pengobatan penyakit Covid-19 akibat virus tersebut.

Salah satunya, yakni muncul anggapan antibiotik dapat efektif mencegah dan menangani Covid-19.

Mengenai pendapat itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) turut melakukan konfirmasi atau memberikan penjelasan berdasarkan fakta.

Baca juga: 5 Bahaya Konsumsi Antibiotik Tanpa Indikasi

Melalui laman resminya, pada Seinin (9/3/2020), WHO menyatakan bahwa antibiotik tidak efektif mencegah dan menangani Covid-19.

Hal itu dikarenakan, antibiotik tidak dapat melawan virus, melainkan hanya melawan infeksi bakteri.

Sementara, Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus sehingga antibiotik tidaklah efektif dikonsumsi untuk mengatasi masalah tersebut.

WHO bahkan menegaskan bahwa antibiotik tidak boleh digunakan sekarang dengan maksud ingin mencegah atau mengobati Covid-19.

Antibiotik hanya boleh digunakan sesuai arahan dokter untuk mengobati infeksi bakteri.

Lalu apa obat Covid-19?

WHO pada saat itu mengonfirmasi, meski obat-obatan barat, tradisional atau buatan sendiri dapat meringankan gejala-gejala Covid-19, obat-obatan yang ada itu belum terbukti dapat mencegah atau menyembuhkan penyakit ini.

Baca juga: Tak Bisa Sembarangan, Kapan Waktu Tepat Konsumsi Antibiotik?

WHO pun tidak merekomendasikan tindakan pengobatan mandiri dengan obat apa pun, termasuk antibiotik untuk mencegah atau menyembuhkan Covid-19.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber WHO
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coxsackie
Coxsackie
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.