7 Aktivitas Cegah Depresi dan Cemas saat Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 30/03/2020, 19:54 WIB
Intinya mindfulness mewajibkan kita untuk fokus, tidak multitasking, dan tidak berpikir apalagi bersikap menghakimi.  ShutterstockIntinya mindfulness mewajibkan kita untuk fokus, tidak multitasking, dan tidak berpikir apalagi bersikap menghakimi.

Kondisi itu membuat Anda rentan stres. Para terapis menyarankan agar Anda menganalisis sumber kecemasan utama.

Misalkan, kecemasan berasal dari masalah finansial. Coba tengok tabungan, utang, lalu mulai buat perhitungan untuk menentukan solusi yang bisa dikerjakan.

Misalkan, meminta keringanan tenggat untuk kredit dan sebagainya. Dengan membuat pengaturan yang jelas dan cermat, Anda bisa merasa lebih aman berjalan ke depan.

Baca juga: Riset Buktikan Meditasi Mindfulness Dapat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

7. Praktik mindfulness saat panik

Ketika Anda dilanda panik, coba jalankan praktik berkesadaran atau mindfulness. Latihan ini membantu menjaga pikiran tidak terseret arus kecemasan.

Coba mulai dengan mengembuskan napas dalam-dalam. Setelah detak jantung rileks, perhatikan lima hal di sekitar Anda. Ucapkan dengan keras, tulis, atau buat deskripsi detail dalam hati dari lima hal tersebut.

Kemudian, amati empat hal yang sedang Anda rasakan di tubuh Anda. Misalkan pakaian, rambut, atau kaki menginjak tanah. Lalu kembali deskripsikan dengan detail.

Lalu, dengarkan tiga hal yang sedang Anda dengar dengan jelas. Kembali deskripsikan dengan detail.

Kemudian kenali dua hal yang sedang Anda baui, misalkan aroma teh di meja atau pengharum pel lantai. Terakhir, renungkan satu hal yang bisa Anda hargai saat itu juga.

Dengan melatih praktik berkesadaran tersebut, efek serangan panik bisa diminimalkan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Bustle
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X