Yang Harus Dilakukan Orangtua Saat Anak Mendengar Kabar Buruk

Kompas.com - 01/04/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi anak shutterstockIlustrasi anak

Setelah itu, jelaskan kebenaran mengenai apa yang telah didengar sang anak dengan bahasa yang mudah mereka pahami.

Berbicaralah dengan cara yang sesuai dengan usia dan tingkat pemahaman anak. Orangtua juga tidak boleh membebani anak terlalu banyak informasi.

"Jujurlah dengan jawaban dan informasi Anda karena anak bisa merasakan kebohongan yang Anda ucapkan," kata Lamparyk.

Orangtua juga wajib memantau apa yang dilihat oeh sang anak. Jangan biarkan anak-anak melihat gambar atau berita mengenai kekerasan.

"Selain memantau apa yang dilihat sang anak, orangtua juga harus memantau asupan media sosial yang diterima oleh anak. Tetapkan batasan kapan anak bisa menggunakan gadget," saran Lamparyk.

Memberikan kenyamanan dan keamanan

Agar anak merasa nyaman dan aman, sebaiknya orangtua melakukan hal-hal berikut ini:

- Tanyakan perasaan anak

Agar anak merasa mendapatkan keamanan dan kenyamanan, Eshleman menyarankan agar orangtua menanyakan bagaimana perasaan anak tentang semua berita buruk yang didengarnya.

"Biarkan anak Adan tahu bahwa perasaan, reaksi dan pertanyaannya terkait tragedi itu penting," ucap Esleman.

- Jujur mengenai apa yang Anda rasakan

Kita juga harus jujur tentang perasaan kita agar sang anak memahami bahwa emosi adalah hal yang alami dan masa-masa buruk tersebut bisa dilewati bersama.

Baca juga: 5 Cara Membantu Anak-anak Atasi Stres Selama Pandemi Virus Corona

- Tawarkan keamanan pada anak

Di akhir pembicaraan, yakinkan anak bahwa Anda akan melakukan hal terbaik untuk menjaga mereka tetap aman dan nyaman.

Yakinkan anak bahwa Anda mamou menjawab semua pertanyaan dan mendiskusikan kembali hal yang sama di masa mendatang. Orangtua juga harus membuat anak percaya jika mereka dincintai.

- Ingatkan Anak jika Anda selalu ada untuknya

Jaga hubungan yang terbuka dan jujur dengan anak tentang berbagai peristiwa. Tidak ada yang bisa memprediksi dengan tepat bagaimana situasi berkembang.

Namun, Anda tetap harus memperhatikan perasaan sang anak. Yakinkan sang anak jika Anda akan selalu ada untuknya.

- Cari bantuan profesional

Jika Anda merasa kewalahan atau anak Anda menunjukkan tanda-tanda stres yang berkepanjangan, sebaiknya Anda mencari bantuan profesional.

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X