Kompas.com - 04/04/2020, 12:12 WIB

KOMPAS.com - Di tengah pandemi Covid-19, masker sekali pakai jenis masker medis maupun masker N95 kini diprioritaskan untuk tenaga medis dan orang sakit.

Untuk mencegah penularan virus corona, orang sehat juga disarankan menggunakan masker nonmedis atau masker kain.

Masker kain memang tidak seefektif masker bedah atau respirator dalam mencegah penularan penyakit.

Namun, melihat penyebaran Covid-19 yang kian masif, penggunaan masker kain disebut lebih baik ketimbang tidak menggunakan masker sama sekali.

Baca juga: Jenis Bahan Masker Kain Nonmedis Terbaik untuk Cegah Virus Corona

Sejumlah ahli di bidang kesehatan telah membagikan cara untuk membuat masker kain nonmedis dari bahan yang tersedia di rumah.

Ahli otorinolaringologi berbasis di Los Angeles, AS, Shawn Nasseri menyampaikan, banyak barang di rumah yang bisa digunakan sebagai bahan pembuatan masker.

Bahan tersebut dapat mengurangi paparan virus. Namun, Anda perlu mempertimbangkan untuk membuat masker setidaknya dua lapis agar lebih efektif.

"Buat masker yang benar-benar pas menutup mulut dan hidung sebagai celah masuknya virus," jelas Nasseri, seperti dilansir Business Insider (28/3/2020).

Baca juga: Rusak Masker Bekas untuk Cegah Penularan Corona, Begini Caranya...

Cara bikin masker kain

Berikut cara membuat masker kain nonmedis yang mudah dan sederhana:

1. Siapkan bahan katun, lap dapur, atau kain seprai serta sepasang pita elastis atau karet gelang.

2. Gunting kain membentuk dua persegi panjang horizontal dengan ukuran 22,8 cm x 15,2 cm (untuk dewasa) atau 19 cm x 12,7 cm (untuk anak-anak).

3. Satukan kedua sisi kain, lalu jahit dari sisi samping. Kemudian selipkan ujung-ujung pita elastis ke sisi atas dan bawah sudut sisi kain yang dijahit bagian dalam. Jahit ulang agar ujung pita elastis menempel sempurna.

4. Ulangi lagi untuk sisi kain sebelahnya. Jangan lupa untuk menjahit berulang masing-masing ujung pita elastis ke sudut sisi masker agar tidak mudah terlepas.

5. Setelah itu, jahit sisi masker bagian atas. Sekali lagi, jahit ujung terdekat pita elastis agar lebih kuat.

6 Lalu, jahit sisi masker bagian bawah. Sekali lagi, jahit ujung terdekat pita elastis agar lebih kuat. Sebelum merampungkan jahitan, balik jahitan sehingga pola utama masker berikut tali elastisnya sudah terpasang sempurna.

7. Untuk sentuhan akhir, bagi sisi samping masker menjadi tiga bagian (pastikan pola lancipnya searah), lalu jahit ulang.

8. Bergantian untuk sisi samping masker yang lain, terapkan langkah nomot tujuh. Lalu jahit bagian tepi masker dua kali agar jahitan lebih kuat.

Anda yang ingin melihat video tutorial pembuatan masker nonmedis bisa menyimak lewat tautan dari Deaconess Health System berikut:

https://youtu.be/9tBg0Os5FWQ

Menurut Deaconess Health System, masker kain nonmedis sebaiknya dicuci sampai steril agar tetap aman digunakan berulang kali.

Keseluruhan proses pembuatan masker kain nonmedis ini memakan waktu tak lebih dari 20 menit.

Walaupun sudah ada panduan cara membuat masker nonmedis untuk melindungi diri dari virus corona, langkah terbaik untuk mencegah Covid-19 adalah tinggal di rumah.

Selain itu, Anda juga perlu menjaga jagak aman satu meter dari orang lain saat di luar rumah, rajin cuci tangan pakai sabun dengan benar, dan menjaga daya tahan tubuh.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Obat Batuk Herbal dari Bahan Makanan Rumahan

12 Obat Batuk Herbal dari Bahan Makanan Rumahan

Health
4 Cara Mengatasi Obesitas secara Alami

4 Cara Mengatasi Obesitas secara Alami

Health
7 Gejala Kanker Darah Stadium Awal yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Kanker Darah Stadium Awal yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mencegah Obesitas, mulai dari Bayi sampai Dewasa

4 Cara Mencegah Obesitas, mulai dari Bayi sampai Dewasa

Health
6 Warna Keputihan dan Artinya Bagi Kesehatan Anda

6 Warna Keputihan dan Artinya Bagi Kesehatan Anda

Health
Tips Menjaga Kesehatan Hati Penting Diketahui

Tips Menjaga Kesehatan Hati Penting Diketahui

Health
Begini Cara Mencegah Cacar Monyet, Agar Tetap Indonesia 0 Kasus

Begini Cara Mencegah Cacar Monyet, Agar Tetap Indonesia 0 Kasus

Health
Macam-macam Penyebab Penyakit Kanker yang Penting Diperhatikan

Macam-macam Penyebab Penyakit Kanker yang Penting Diperhatikan

Health
13 Kanker yang Disebabkan Obesitas

13 Kanker yang Disebabkan Obesitas

Health
Bolehkan Tidur Setelah Makan?

Bolehkan Tidur Setelah Makan?

Health
Kanker Lidah

Kanker Lidah

Penyakit
Mengapa Kita Sering Merasa Lapar?

Mengapa Kita Sering Merasa Lapar?

Health
4 Jenis Makanan Ini Bisa Bantu Anda Tidur Nyenyak

4 Jenis Makanan Ini Bisa Bantu Anda Tidur Nyenyak

Health
5 Beda Cacar Air dan Flu Singapura yang Sekilas Gejalanya Mirip

5 Beda Cacar Air dan Flu Singapura yang Sekilas Gejalanya Mirip

Health
Makanan untuk Penderita Kanker Ovarium

Makanan untuk Penderita Kanker Ovarium

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.