Dokter: Rokok Dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona

Kompas.com - 04/04/2020, 14:01 WIB
Ilustrasi berhenti merokok MarcBruxelleIlustrasi berhenti merokok

Hal itu dikarenakan merokok mulanya bisa memicu penyakit kanker, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) hingga penyakit jantung.

 

Sementara, pasien positif Covid-19 dengan penyakit kronis, kata dia, diketahui berisiko tinggi untuk menderita komplikasi lebih lanjut.

Dalam sebuah penitian yang dilakukan pada puluhan pasien Covid-1 di Cina juga telah mengungkapkan, bahwa pasien yang memiliki riwayat merokok lebih rentan menderita pneumonia karena infeksi virus corona.

Bagaimana dengan pengguna rokok elekrik?

dr. Yusup menyampaikan pengguna rokok elektrik juga memiliki risiko yang tinggi terhadap komplikas virus corona.

Hal itu dikarenakan, dampak penggunaan rokok elektrik sendiri mirip dengan kerusakan akibat rokok konvensional, yakni bisa memicu kanker, PPOK, dan penyakit jantung.

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

Bahkan, kata dia, rokok elektrik bisa lebih berbahaya ketimbang rokok tembakau karena kandungan zat nikotinnya bisa lebih banyak.

Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta itu pun menganjurkan bagi siapa saja yang masih merokok untuk menghentikan kebiasaan itu sebagai upaya mengcegah atau menghindari penularan virus corona.

“Wabah ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh para perokok untuk menghentikan kebiasaan merokok karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya,” jelas dr. Yusup.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X