Kompas.com - 07/04/2020, 08:01 WIB
Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasien virus corona ShutterstockIlustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasien virus corona

KOMPAS.com – Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru yang berasal dari Wuhan, Cina.

Virus tipe zoonosis tersebut selama ini bisa menyebabkan beragam gejala pada induvidu yang terjangkit, seperti:

  • Gangguan pernapasan
  • Demam
  • Batuk
  • Napas pendek dan susah bernapas
  • Jika sudah parah, bisa menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, dan bahkan kematian

Kepala Kelompok Staf Medik (KSM) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. dr. Yusup Subagio Sutanto, Sp.P (K), menjelaskan virus corona baru dapat mengancam siapa saja, bukan hanya kelompok masyarakat rentan, seperti lanjut usia (lansia).

Baca juga: Dokter: Masker Kain Masih Bisa Menahan Droplet

Menurut dia, seseorang yang berusia kurang dari 60 tahun dan tidak memiliki kondisi medis pun masih sangat mungkin terjangkit Covid-19.

“Semua patut waspada, tapi sama seperti yang diimbau pemerintah, jangan panik,” jelas dr. Yusup saat diwawancara Kompas.com, Sabtu (4/4/2020).

Dokter Spesialis Paru di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tersebut, menerangkan Covid-19 menyebar terutama dari orang ke orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, virus corona baru ini juga bisa menyebar melalui permukaan dan benda mati.

Jadi, apabila seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi, kemudian menyentuh bagian wajah, yakni mulut, hidung, dan mata, maka dia bisa terinfeksi penyakit Covid-19.

“Droplet yang keluar saat orang bersin atau batuk bisa jatuh ke mulut atau hidung orang lain didekatnya. Percikan juga bisa jatuh ke permukaan benda hingga menularkan ke orang lain,” jelas dr. Yusup.

Baca juga: Baik Buruk Dampak Berjemur bagi Kesehatan

Melihat cara penularan virus corona baru tersebut, dr. Yusup pun memberikan beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk meminimalisir terinfeksi Covid-19.

Berikut yang disarankan:

  1. Rajin cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, atau cairan pembersih tangan berbasis alkohol
  2. Batuk atau bersin pada siku yang terlipat atau ditutup dengan sapu tangan
  3. Menggunakan masker kain bagi yang sehat dan masker bedah bagi yang memiliki gejala mengarah pada Covid-19
  4. Hindari atau batasi berada di tempat-tempat ramai
  5. Jaga jarak atau hindari kontak dengan orang yang sakit
  6. Bersihkan dan disinfeksi permukaan dan benda-benda mati yang sering disentuh
  7. Hindari rokok

dr. Yusup menegaskan, merokok adalah aktivitas yang dapat meningkatkan risiko seseorang terjangkit virus corona baru.

Baca juga: Dokter: Rokok Dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona

Bagaimana tidak, menghisap batang rokok tembakau membuat seseorang berulang kali mendekatkan tangan ke mulut. Tindakan itu akhirnya dapat meningkakan risiko perpindakan virus dari tangan ke mulut.

“Padahal yang disarankan kan menjauhkan tangan ke mulut untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh, ini (merokok) malah sengaja mendekatkan,” jelas dia.

Selain itu, dr. Yusup menjelaskan, merokok juga dapat memicu peradangan paru-paru dan mengganggu sistem imun sehingga membuat seseorang menjadi lebih rentan terjangkit virus corona.

“Sudah ada banyak penelitian yang mengungkap bahwa fungsi imun di paru-paru bisa melemah akibat rokok dan merokok bisa memicu peradangan paru,” terang dia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Alergi Telur
Alergi Telur
PENYAKIT
Kebutaan
Kebutaan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Health
Bercak Mongol

Bercak Mongol

Penyakit
Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Health
Floaters

Floaters

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.