Kompas.com - 13/04/2020, 15:58 WIB
Foto ilustrasi antiseptik cair untuk tangan. Kompas.com/Josephus PrimusFoto ilustrasi antiseptik cair untuk tangan.

Dia menegaskan, mencuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun juga efektif untuk mencegah Covid-19.

Baca juga: Cuci Tangan Pakai Air Dingin atau Air Hangat, Mana yang Lebih Baik?

dr. Pras memberi tahu cara mencuci tangan yang baik dan benar untuk menghindari infeksi virus corona.

Dia meminta siapa saja untuk rajin cuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun minimal selama 20 detik.

dr. Pras menerangkan durasi itu penting juga untuk diperhatikan karena sabun membutuhkan waktu untuk mengangkat kuman-kuman di tangan untuk dibuang bersama aliran air.

Selain itu, cuci tangan selama 20 detik juga diperlukan agar sabun bisa mengingat molekul air dan minyak secara bersamaan dengan maksimal.

Baca juga: Dokter: Masker Hanya Efektif jika Diiringi Kebiasaan Cuci Tangan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

dr. Pras menambahkan, cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun hendaknya juga dilakukan dengan memerhatikan langkah-langkah yang benar.

Berikut cara mencuci tangan yang direkomendasikan:

  1. Basahi tangan dengan air
  2. Taungkan sabun sedukupnya hingga menyeluruh
  3. Gosokkan kedua telapak tangan
  4. Telapak kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari saling terikat, dan sebaliknya
  5. Gosokkan kedua telapak dengan jari saling terkait
  6. Kedua telapak tangan saling berhadapan kemudian jari saling mengunci
  7. Gosok jempol kiri memutar sambil digenggam telapak tangan kanan, dan sebaliknya
  8. Jari tangan menguncupkan pada telapak kiri, gosok memutar, ke belakang dank e depan, lalu sebaliknya
  9. Bilas tangan dengan air mengalir
  10. Keringkan tangan secara sempurna dengan tisu sekali pakai
  11. Gunakan tisu untuk mematikan keran
  12. Tangan sudah aman

“Yang perlu selalu diingat saat cuci tangan, jangan sampai lupa membersihkan bagian sela-sela jari, belakang tangan, dan kuku juga,” jelas dr. Pras saat diwawancara Kompas.com, Senin (13/4/2020).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.