Kompas.com - 22/04/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi lansia DragonImagesIlustrasi lansia

KOMPAS.com – Menjaga orangtua di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini sangatlah penting untuk dilakukan, terlebih mereka yang sudah berusia lebih dari 60 tahun.

Organsiasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah menyatakan bahwa lansia dan orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu berisiko lebih tinggi menderita Covid-19 yang parah.

Lansia dianggap rentan terhadap infeksi virus, bakteri atau penyakit karena kapasitas fungsional organ-organ tubuh mereka telah mengalami penurunan akibat penuaan.

Penurunan kapasitas fungsional tersebut bahkan terjadi hampir di seluruh sistem tubuh, termasuk sistem imunitas atau daya tahan tubuh.

Baca juga: 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Cuci Tangan

Kurangnya nafsu makan juga dapat membuat para lansia ini tak memperoleh asupan nutrisi yang baik.

Dengan begitu, para lansia ini pun sangat rentan terserang sejumlah penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, jantung, dan bahkan kanker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal para lansia yang mengidap sejumlah penyakit tersebut, apabila sampai tertular virus corona penyebab Covid-19, sangat mungkin akan mendapat komplikasi kesehatan yang parah.

Tips menjaga orang tua

Dalam laman resminya, WHO pun memberikan tips yang bisa dilakukan untuk membantu teman dan keluarga yang berisiko tinggi terjangkit Covid-19 yang parah.

Berikut yang dianjurkan:

  1. Jaga kebersihan tangan dan pernapasan diri sendiri terlebih dahulu
  2. Jika Anda mengalami gejala, seperti demam atau batuk, hindari kontak erat dengan mereka yang lebih berisiko terjangkit Covid-19 yang parah
  3. Tetap saling mendukung dan berkomunikasi via telepon atau pesan
  4. Lindungi mereka yang berisiko lebih tinggi dengan cara membantu membeli obat-obatan, persediaan bahan-bahan pokok, dan makanan yang tak mudah rusak. Tentunya, dalam menyedikan barang kebutuhan tersebut, Anda disarankan untuk membeli secukupnya atau yang dibutuhkan saja.
  5. Hindari masuk ke dalam rumah mereka dan jaga jarak setidaknya 1 meter dari mereka
  6. Hindari acara sosial apalagi yang melibatkan mereka. Lebih baik kegiatan tersebut dilakukan secara virtual atau gangguan telepon
  7. Anjurkan kepada mereka untuk mengikuti arahan dari pemerintah tentang pentingnya menjaga jarak dari orang lain
  8. Anjurkan kepada mereka juga untuk hndari aktivitas di tempat umum, bahkan jika mereka merasa sehat
  9. Beri tahu mereka cara menjaga kebersihan tangan dan pernapasan
  10. Anjurkan kepada mereka untuk segera memberi tahu keluarga atau tetangga jika mereka merasa sakit dan membutuhkan perawatan di rumah
  11. Jika perlu beri tahu mereka mengenai cara meminta pertolongan medis jika mengalami kesulitan bernapas. Hubungi fasilitas kesehatan terlebih dahulu melalui telepon jika memungkinkan
  12. Ajak mereka untuk tetap aktif dan berpikir positif, termasuk tetap bersosialisasi melalui panggilan telepon atau media sosial, dan mengetahui kondisi terkini mengenai Covid-19 melalui sumber terpercaya

Baca juga: 7 Kebiasaan yang Bisa Turunkan Daya Tahan Tubuh

Karantina Covid-19 picu kesepian

WHO mengutarakan, masyarakat yang lansia mungkin lebih sulit untuk tetap terhubung dengan orang lain selama masa karantina Covid-19.

Oleh sebab itu, sebaiknya orang-orang terdekat dapat berkomunikasi dengan mereka secara teratur melalui telepon, pesan, maupun media sosial untuk membuat mereka merasa lebih tenang dan aman.

Karantina selama Covid-19 tidak bisa dipungkiri bisa membuat siapa pun merasa kesepian, terutama orangtua atau lansia yang tinggal sendiri.

Rasa kesepian itu pun bisa membuat kesehatan fisik dan jiwa seseorang memburuk.

Para lansia ini usahakan tetap berkomunikasi dengan orang lain melalui berbagai media yang bisa dimanfaatkan dan tentunya selalu menjaga kesehatan fisik dan jiwa.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.