Kompas.com - 26/04/2020, 18:30 WIB

Selain itu, tidur setelah makan dapat menyebabkan makanan yang seharusnya diolah menjadi energi menumpuk di dalam tubuh menjadi timbunan lemak.

Baca juga: Buka Puasa dengan yang Manis Tak Boleh Sembarangan, Bagaimana Baiknya?

3. Hindari asupan pedas, asam, berpengawet, dan gorengan

Makanan terlalu pedas dan asam dapat memicu kenaikan asam lambung serta rentan mengiritasi lambung.

Beberapa asupan asam termasuk jeruk nipis, lemon, jeruk bali, dan tomat.

Hindari makanan olahan karena umumnya mengandung pengawet dan banyak gula dan garam.

Selain itu, hindari makanan yang digoreng. Pilih teknik masak yang lebih sehat seperti direbus, dikukus, atau ditumis.

Baca juga: 7 Manfaat Puasa bagi Kesehatan

4. Cukupi kebutuhan air putih

Ilustrasi wanita berjilbab minum air putihShutterstock Ilustrasi wanita berjilbab minum air putih
Minumlah air putih yang cukup, setidaknya enam sampai delapan gelas per hari.

Hindari minuman berkafein, jus yang berlimpah gula, minuman terlalu banyak gula, dan soda.

Untuk menambah jumlah pasokan air, Anda bisa mendapatkan tambahannya dari buah dan sayur segar.

5. Makan dalam jumlah kecil tapi sering

Illustrasi berbuka puasa dengan kurma terlebih dahuluDok. Shutterstock Illustrasi berbuka puasa dengan kurma terlebih dahulu
Selama berpuasa, usahakan untuk makan dalam porsi kecil tapi lebih sering.

Anda bisa berbuka puasa dengan kurma dan sup terlebih dahulu untuk membatalkan puasa.

Ibarat mesin, pencernaan tubuh juga butuh pemanasan sebelum makan berat. Perut sebagian orang rentan kaget saat tiba-tiba diberi makan berat setelah berpuasa seharian.

Setelah shalat maghrib, baru Anda boleh menyantap hidangan utama diikuti makan besar lain setelah shalat tarawih.

Hindari juga makan besar tiga jam sebelum tidur, agar proses pencernaan makanan tidak terganggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.