Kompas.com - 05/05/2020, 16:30 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Berikut ini daftar menu makanan yang sebaiknya dihindari:

  1. Makanan dan minuman terlalu manis
  2. Makanan terlalu asin
  3. Makanan terlalu pedas
  4. Makanan yang mengandung terlalu banyak minyak
  5. Minuman berkafein
  6. Minuman berkarbonasi atau bersoda

dr. Ayu menjelaskan, menu buka puasa dan sahur yang terlalu manis, asin, pedas, atau terlalu banyak minyak dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, sepert lebih mudah haus, perut kembung, memicu peningkatan asam lambung, dan risiko radang tenggorokan.

Baca juga: 5 Cara Efektif Turunkan Berat Badan Saat Puasa

Sedangkan minuman berkafein dan berkarbonasi, seperti kopi, teh, dan soda sebaiknya dihindari karena dapat juga memicu peningkatan asam lambung dan bersifat diuretik.

Seperti diketahui, tubuh cenderung akan mengeluarkan air seni yang lebih banyak ketika mengonsumsi minuman yang bersifat diuretik.

Jika terjadi hal demikian, seseorang dapat lebih berisiko mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan pada saat puasa.

“Dehidrasi dapat menyebabkan kita menjadi mudah lelah, lemas, dan berkurang konsentrasinya dalam bekerja atau bersekolah,” jelas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menambah jumlah cairan saat puasa, dr. Ayu menyarankan minum susu terutama pada saat sahur.

Selain menambahkan jumlah cairan, minum susu dapat juga dijadikan cara untuk menambah pasokan kalori dan protein bagi tubuh.

“Kita tetap dianjurkan minum sebanyak 8-10 gelas selama berpuasa yang dapat terbagi pada jam sahur dan jam setelah buka puasa,” jelas dia.

Apabila tidak terbiasa minum banyak, jumlah cairan dapat dipenuhi dengan memperbanyak menu masakan berkuah dan buah berair.

Baca juga: 8 Buah yang Baik Dikonsumsi Saat Sahur untuk Pasok Energi dan Imunitas

Tips menyiapkan menu sahur yang praktis dan bergizi

Untuk medukung penerapan pola makan seimbang saat menjalankan ibadah puasa, dr. Ayu memberikan beberapa tips menyiapkan menu sahur yang praktis dan bergizi.

Berikut yang disarankan:

  1. Kita catat terlebih dahulu menu sahur yang akan dibuat dalam seminggu ke depan.
  2. Kita dapat mencicil menyiapkan beberapa bahan makanan pada malam harinya, seperti merebus dan membumbui daging dahulu, sudah memotong dan menyiapkan sayur yang akan dimasak besok.
  3. Kita dapat membuat stok bumbu dasar, seperti bumbu putih, bumbu merah, atau bumbu kuning, sehingga memudahkan dalam memasak berbagai pilihan menu.
  4. Kita dapat mengawetkan kaldu dalam freezer sebagai salah salah satu bahan masakan.

Baca juga: 13 Tips agar Tubuh Tetap Sehat Saat Puasa Ramadhan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X