Kompas.com - 05/05/2020, 19:57 WIB

Pemutusan aliran aoksigen ke otak dan seluruh organ dapat menjadi penyebab maupun konsekuensi dari henti jantung.

Baca juga: 10 Penyebab Serangan Jantung yang Kerap Disepelekan

Keadaan kurangnya aliran oksigen itu disebut hipoksia, sebagai akibat gangguan fungsi respirasi atau gangguan pertukaran gas di dalam paru.

Menurut lokasinya, gangguan ini dapat dibedakan, apakah terjadi di jalan napas atau di pertukaran gasnya, atau dapat pula disebut perifer.

Hipoksia akibat gangguan jalan napas dapat terjadi, seperti sumbatan pangkal lidah di hidpofaring pada orang yang tidak sadar.

Sumbatan napas juga bisa terjadi karena aspirasi isi lambung dan atau cairan lambung.

Hipoksida dapat pula disebabkan oleh depresi pernapasan (keracunan), kelumpuhan otot-otot pernapasan, atau overdosis obat.

2. Pemutusan aliran oksigen

Pemutusan aliran oksigen bisa juga menjadi akibat henti sirkulasi atau kelainan jantung primer.

Jenis gangguan ini dapat terjadi karena kegagalan kontraksi otot jantung, gangguan hantaran, dan otomatisasi seperti gangguan gerakan mekanis jantung.

Kematian henti jantung sering disebabkan oleh infark miokardium dan penyakit-penyakit serebrovaskular.

Baca juga: Serangan Jantung: Penyebab, Tanda Awal, dan Pertolongan Pertama

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.