Kompas.com - 09/05/2020, 17:28 WIB
Pekerja pabrik janggelan milik Sumarni di Magetan, Jatim, membersihkan gelembung di atas ember sebelum didinginkan. Setiap hari selama bulan puasa pabrik janggelan Sumarni menghasilkan 400 ember 23 kilogram dan 10 kilogram yang dipasarkan sekitar Magetan, Madiun, Ponorogo, Ngawi, Sragen hingga ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Janggelan atau cincau hitam biasanya disajikan sebagai campuran minuman untuk berbuka puasa. KOMPAS.com/SUKOCOPekerja pabrik janggelan milik Sumarni di Magetan, Jatim, membersihkan gelembung di atas ember sebelum didinginkan. Setiap hari selama bulan puasa pabrik janggelan Sumarni menghasilkan 400 ember 23 kilogram dan 10 kilogram yang dipasarkan sekitar Magetan, Madiun, Ponorogo, Ngawi, Sragen hingga ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Janggelan atau cincau hitam biasanya disajikan sebagai campuran minuman untuk berbuka puasa.

Selain itu, paparan sinar UV yang berlebih juga mendorong kerentanan DNA yang turut memicu aktivitas berbagai macam kanker lain.

Baca juga: Dokter Sebut Ubah Warna Kulit Jadi Putih Bisa Picu Kanker Kulit

2. Mencegah kanker usus

Melansir Buku Cincau: Cara Pembuatan & Variasi Olahannya (2005) oleh Setijo Pitojo & Zumiati, cincau merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung serat alami yang mudah dicerna tubuh manusia.

Masyarakat kini menyadari peran penting serat alami yang ada dalam bahan makanan untuk kesehatan tubuh.

Serat alami jelas berperan dalam mendukung proses pencernaan.

Selain itu, serat alami juga bermanfat untuk mencegah timbulnya penyakit kanker usus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Mengobati panas dalam

Karena kandungan gizinya, gelatin cincau diakui bermanfaat untuk mengobati panas dalam dan sakit perut (abdomen discomfort).

4. Penurun tekanan darah tinggi

Malansir Buku Cincau Hitam: Mengolah Simplisia Tanaman Cincau Hitam Menjadi Pangan FUngsional yang Higienis, Praktis, dan Menarik (2007) oleh Ir. Tri Dewanti Widyaningsih, M.Kes, sejak zaman dahulu, gel cincau diyakini memiliki khasiat sebagai obat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X