Kompas.com - 08/06/2020, 06:02 WIB

IMS yang umum terjadi, yakni gonore dan klamidia.

Baca juga: Waspada, Paparan Sinar UV dari Matahari Bisa Picu Kanker Kulit

Seperti halnya infeksi lain (vaginitis dan ISK), sel darah putih merespons ke lokasi infeksi pada IMS.

Sel-sel darah putih ini dapat bercampur dengan urine, kemudian menciptakan penampilan yang keruh.

IMS juga dapat menyebabkan keputihan yang abnormal pada wanita. Saat urine keluar dari uretra, air kemih ini bisa bercampur dengan cairan yang keluar dan menjadi keruh.

Tanda dan gejala IMS lainnya yang mungkin terjadi, yaitu:

  • Gatal genital
  • Terbakar saat buang air kecil
  • Ruam, lecet, atau kutil
  • Nyeri genital
  • Nyeri panggul pada wanita
  • Rasa sakit selama atau setelah berhubungan seks

Cara menangani urine keruh akibat IMS, tentu harus juga didasarkan pada pengobatan penyakitnya.

Baca juga: Sudahi Perdebatan, Ini Waktu Berjemur yang Tepat Hasil Kajian Perdoski

Perawatan untuk IMS tersebut tergantung pada jenis yang muncul. Antibiotik adalah tindakan yang paling umum.

Ketika IMS tidak diobati pada wanita, infeksi ini dapat menyebabkan masalah kesuburan, infeksi panggul yang serius, dan komplikasi kehamilan.

Sementara, pada pria, IMS dapat menyebabkan infeksi pada prostat dan organ lain dari saluran reproduksi.

7. Diabetes


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.