Kompas.com - 16/06/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi diet keto ThitareeSarmkasatIlustrasi diet keto

Beberapa penelitian menunjukkan diet ketogenik dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, ketosis juga membantu orang yang memiliki penyakit seperti:

  • sindrom metabolik
  • resistensi insulin
  • diabetes tipe 2.
  • jerawat
  • kanker
  • sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • penyakit sistem saraf seperti Alzheimer.

Proses ketosis juga dianggap membantu mengatasi kejang pada penderita epilepsi. Epilepsi adalah gangguan otak yang ditandai dengan kejang berulang.

Menurut data healthline, gangguan ini adalah kondisi neurologis yang sangat umum, mempengaruhi sekitar 70 juta orang di seluruh dunia.

Pada awal 1920-an, diet ketogenik diperkenalkan sebagai pengobatan untuk epilepsi pada orang yang tidak menanggapi terapi obat.

Riset juga menunjukan banyak anak-anak penderita epilepsi mengalami pengurangan kejang secara besar-besaran usai melakukan diet ketogenik, dan beberapa bahkan mengalami remisi total.

Baca juga: Ibu Menyusui Minum Kopi, Apakah Berpengaruh pada Bayi?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Efek samping

Proses ketosis juga bisa memicu gejala berikut:

  • sakit kepala
  • kelelahan
  • mudah marah
  • sembelit
  • sulit tidur
  • mual
  • sakit perut
  • susing
  • sakit otot
  • bau mulut.

Untuk mencegah dan meredakane efek samping tersebut, kita bisa minum banyak air putih.

Selain itu, proses ketosis juga bisa mempengaruhi persediaan ASI. Oleh karena itu, ibu menyusui tidak direkomendasikan untuk melakukan diet keto.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

Health
Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.