Kompas.com - 18/06/2020, 16:04 WIB
Ilustrasi dexamethasone SHUTTERSTOCK/JOSHIMERBINIlustrasi dexamethasone

KOMPAS.com - Dexamethasone adalah obat jenis kortikosteroid yang jamak diresepkan oleh dokter.

Penggunaan obat ini tidak boleh sembarangan dan wajib di bawah pengawasan dokter.

Melansir Mayo Clinic, dexamethasone digunakan untuk mengobati peradangan, pembengkakan, alergi, radang sendi, asma, masalah kulit, sampai ginjal.

Baca juga: Panduan Aman ke Salon dan Tempat Potong Rambut saat Pandemi Corona

Berdasarkan uji klinis ahli dari University Oxford, dexamethasone dapat membantu menyembuhkan pasien infeksi virus corona.

Obat ini bisa menekan angka kematian pasien Covid-19 yang membutuhkan dukungan ventilator atau alat bantu pernapasan oksigen.

Konsumsi dexamethasone tak boleh sembarangan

Orang yang punya gejala Covid-19 atau penyakit lain yang ingin mengonsumsi dexamethasone perlu petunjuk dari dokter.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Hati-hati, Konsumsi Obat Dexamethasone Perlu Pengawasan Dokter
Konsumsi obat dexamethasone perlu mempertimbangkan usia, kondisi kesehatan, tingkat keparahan penyakit, sampai riwayat penggunaan obat sebelumnya.
Bagikan artikel ini melalui

Melansir Healthline, pemberian dosis, jenis, dan frekuensi minum obat ini sangat tergantung kondisi masing-masing pasien. Beberapa pertimbangannya yakni:

  • Usia
  • Kondisi kesehatan
  • Tingkat keparahan penyakit
  • Reaksi tubuh saat diberikan obat sejenis sebelumnya

Baca juga: Radang Tenggorokan dan Gejala Virus Corona

Penghentian penggunaan obat ini tak bisa sekaligus. Karena, perlu dikurangi secara bertahap untuk mencegah efek samping penarikan obat.

Pemberian dexamethasone juga perlu sangat berhati-hati, terutama bagi orang dalam kondisi:

  • Infeksi jamur
  • Jantung bermasalah
  • Tekanan darah tinggi
  • Lambung bermasalah
  • Mata bermasalah
  • TBC
  • Diabetes
  • Myasthenia gravis
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Lansia
  • Setelah vaksinasi

Karena dexamethasone termasuk steroid, konsumsi obat ini juga bisa memengaruhi daya tahan tubuh.

Orang yang mengonsumsi steroid jadi rentan terkena infeksi. Steroid juga dapat memperburuk atau mengaktifkan kembali infeksi yang sudah dialami.

Untuk itu, Anda perlu memberitahu detail kondisi kesehatan termasuk riwayat infeksi dalam waktu dekat pada dokter yang menangani.

Baca juga: Waspada, Bahaya Komplikasi Infeksi Virus Corona pada Anak

Efek samping dexamethasone

Dexamethasone (deksametason) merupakan obat pertama yang terbukti efektif mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19 dengan kondisi parah.SHUTTERSTOCK/MAXIM ERMOLENKO Dexamethasone (deksametason) merupakan obat pertama yang terbukti efektif mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19 dengan kondisi parah.
Bagi sebagian orang, konsumsi dexamethasone dapat menimbulkan reaksi alergi.

Seperti dilansir Drugs, efek samping dexamethasone di antaranya:

  • Beberapa bagian tubuh bengkak
  • Nafsu makan naik
  • Gangguan suasana hati
  • Susah tidur
  • Kulit kemerahan
  • Jerawat, keringat berlebih
  • Pusing, sakit kepala
  • Mual, muntah, sakit perut
  • Perubahan siklus haid

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Masker serta Face Shield untuk Cegah Corona

Jika ada tanda-tanda reaksi alergi, baiknya segera menghubungi dokter yang menangani atau cari bantuan ke layanan gawat darurat, terutama saat Anda merasakan:

  • Sesak napas
  • Lemah, lesu, otot kaku
  • Penglihatan kabur, sakit mata, berkunang-kunang
  • Depresi, gangguan pikiran dan perilaku
  • Kejang
  • BAB berdarah, batuk berdarah
  • Detak jantung jadi cepat atau melambat
  • Sakit parah di perut atas sampai punggung, mual, muntah
  • Tingkat kalium rendah sehingga kaki jadi kram, sembelit, dada berdebar-debar, sangat haus, sering kencing, kesemutan, atau mati rasa
  • Tensi naik

Baca juga: Gejala Infeksi Virus Corona Bisa Berbeda, Tergantung Daya Tahan Tubuh

Apabila reaksi alergi diabaikan dan konsumsi dexamethasone tetap dilanjutkan, risikonya bisa berdampak fatal.

(Setiap obat punya reaksi berbeda-beda pada setiap orang. Informasi ini bukan pengganti saran medis. Selalu konsultasikan dengan dokter terkait kemungkinan efek samping penggunaan obat, vitamin, herbal, dan suplemen yang Anda konsumsi.)


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.