Kompas.com - 22/06/2020, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Apa yang kita konsumsi juga turut menentukan tingkat kesuburan kita.

Pasalnya, tubuh memerlukan nutrisi dan berbagai vitamin untuk mempertahankan kebugaran dan fungsi-fungsi penting dalam tubuh, termasuk fungsi reproduksi.

Organ tubuh yang tidak berfungsi maksimal juga turut mempengaruhi tingkat keseburan kita.

Selain itu, beberapa jenis masalah kesehatan juga mempengaruhi kemampuan tubuh menyerap nutrisi yang bisa meningkatkan risiko infertilitas.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Makan Malam Terlalu Larut Bahayakan Kesehatan

Berikut berbagai vitamin yang diperlukan tubuh untuk meningkatkan kesuburan:

1. Vitamin B6

Riset membuktikan wanita yang memiliki kadar B6 lebih tinggi juga memiliki tingkat kesuburan yang lebih baik.

Pasalnya, vitamin B6 membantu menurunkan kadar homicysteine pada wanita yang membantu meminimalisir masalah ovulasi. Hal ini juga turut meningkatkan peluang kehamilan.

2. Vitamin B9 atau asam folat

Riset 2012 menemukan bahwa asupan folat yang tepat dapat memengaruhi kadar progesteron.

Sebaliknya, kadar B9 yang rendah dapat menyebabkan gangguan ovulasi. Bagi pria, kadar folat yang rendah juga bisa menurunkan kualitas sperma.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS juga menyarankan para wanita yang sedang melakukan program kehamilan agar rutin mengonsumsi folat setidaknya sebulan sebelum masa kehamilan.

Asam folat memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah dan membantu perkembangan otak janin.

3. Vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang memainkan peran utama dalam kesuburan.

Antioksidan mengurangi dampak negatif radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel dalam tubuh.

Riset telah membuktikan konsumsi vitamin C dapat meningkatkan kesehatan sperma dan mengurangi fragmentasi DNA sperma.

4. Vitamin D

Kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko infestilitas. Pasalnya, organ reproduksi wanita dan pria mengandung reseptor vitamin D dan metabolisme enzim.

Hal ini menunjukkan bahwa vitamin D sangan penting untuk menjaga tingkat kesuburan.

Kadar vitamin D yang rendah dalam tubuh bisa meningkatkan masalah ovulasi dan risiko endometriosis.

Baca juga: 6 Tips Aman Mengonsumsi Jus untuk Penderita Diabetes

5. Vitamin E

Vitamin E membantu meningkatkan motilitas sperma dan meningkatkan kesehatan reproduksi wanita secara umum.

Selain itu, kandungan antioksidan dalam vitamin E dapat meningkatkan fungsi sperma pada pria dan mendukung kesehatan reproduksi umum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.